Pernyataan Sikap DMC atas Pemberitaan Bohong (Hoax) Ketua KPU Depok Tersangka

0
720

Begitu banyaknya pertanyaan ke Depok Media Center (DMC) terkait berita Ketua KPU Depok Titik Nurhayati Tersangka di media online yang ditulis saudara Ucok Barimbing.

DMC mendapat informasi dan memyikapi bahwa:

1. Pemberitaan tersebut tidak benar atau berita bohong (Hoax)
2. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri Depok, Daniel De Rozari tidak pernah memberikan pernyataan atau diwawancarai soal berita tersebut.
3. Tidak ada Konfirmasi dari KPUD Depok.

DMC menegaskan:

Saudara Ucok Barimbing alias Coki tidak pernah dan bukanlah anggota DMC

DMC menyatakan:

1. Oknum wartawan tersebut telah membuat berita bohong (Hoax) dan fitnah
2. Oknum wartawan tersebut telah melakukan wawancara fiktif.
3. Wartawan tersebut menjalankan profesinya tidak dengan cara profesional
4. Oknum wartawan tersebut telah melanggar Kode Etik Jurnalistik Pasal 2 dan Pasal 4 yang berbunyi Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik. Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong dan fitnah.
5. Oknum wartawan tersebut bisa dituntut secara hukum melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) No 11 tahun 2008 dengan sanksi pidana penjara maksimum 6 tahun dan/atau denda maksimum Rp 1 milyar.

DMC menjelaskan:

Wawancara dan berita yang dipublikasikannya merupakan kebohongan (Hoax). Tentu ini sangat merugikan profesi pers dimata publik.

Hal itu juga yang menjadi dasar DMC menyatakan sikap untuk setidaknya dapat mengembalikan kepercayaan publik, terutama di Kota Depok.

Harus diingat para insan pers bahwa publik mengkonsumsi media untuk memperoleh kebenaran, bukan kebohongan. Pemberitaan bohong yang kerap dilakukan sangatlah berbahaya dan oknum wartawan yang kerap melakuakan itu sesungguhnya adalah musuh pers.

Kredibilitas media dan wartawan tersebut juga sudah tentu menjadi diragukan dan berhati-hatilah jika mendapat informasi apapun dari oknum wartawan tersebut.

DMC menegaskan, memproduksi berita bohong dan fitnah merupakan salah satu “dosa” terbesar dalam dunia pers. Tindakan ini selain merupakan pelanggaran berat terhadap Kode Etik Jurnalistik juga memberikan efek buruk yang besar untuk masyarakat luas.

Oleh sebab itu tanpa diminta sekalipun, pers yang benar tidak boleh dan dilarang keras membuat berita bohong (Hoax) dan fitnah.

DMC menghimbau:

Kepada rekan-rekan wartawan yang tergabung di DMC untuk selalu menjaga marwah insan pers secara profesional dan dapat menjaga kebebasan pers yang mengacu pada UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

DMC tak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran-pelanggaran UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Demikian,
Depok, Kamis 12 Oktober 2017

Ketua DMC
Joko Warihnyo

Mengetahui
Ketua Dewan Pembina DMC
Rusdy Nurdiansyah

 721 total views

LEAVE A REPLY