Wali Kota Depok: Masyarakat Diminta Terlibat Berantas TB

0
453

www.depoktren.com–Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengajak semua pihak terlibat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Depok untuk meminimalisir kasus TB di masyarakat.

“Seluruh komponen masyarakat, termasuk pelaku usaha harus pula dilibatkan sehingga sama-sama memahami pentingnya terhadap pemberantasan TB,” ujar Idris di Balai Kota Depok, Kamis (19/10/2017).

Idris menjelaskan, TB ini merupakan penyakit menular nomor satu di Indonesia. Namun meskipun begitu, dengan teratur minum obat penyakit ini bisa disembuhkan.

Di Kota Depok, saat ini ada sekitar 1.700 pasien TB yang sedang diterapi untuk penyembuhan. Dari angka tersebut, bisa jadi lebih banyak lagi karena tidak semua penderita TB mau melaporkan penyakitnya. “Pemkot Depok tidak tinggal diam saja, tetapi memberi obat gratis dan penananganan yang komprehensif dari para petugas Puskesmas se-Kota Depok,” ungkap Idris.

Idris menambahkan, Pemkot Depok juga telah memiliki kader Pengawas Minum Obat (PMO) yang koordinasi dengan PPTI Kota Depok untuk mengetahui lebih jauh kondisi pasien yang sedang diobati, sehingga bisa rutin minum obat sampai sembuh.

“Dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, baru 18 kabupaten/kota yang sudah memiliki PPTI dengan kegiatannya yang masih berjalan. Alhamdulillah, Kota Depok salah satu dari 18 wilayah tersebut,” terangnya.

Penyakit TB tidak hanya dapat menyerang orang dewasa saja, anak-anak pun bisa terserang. Untuk pemberantasan penyakit TB di Kota Depok dilakukan secara serius oleh PPTI Cabang Kota Depok, salah satunya dengan menggandeng anak dan remaja untuk tergabung dalam Laskar TB dan TB for Kid.

Ketua Kehormatan PPTI Cabang Kota Depok, Elly Farida mengatakan, keterlibatan anak dan remaja menjadi salah satu upaya penyadaran masyarakat terkait penyakit TB. PPTI ingin melibatkan pelajar dalam menyosialisasikan pengetahuan tentang penyakit TB agar program tersebut tepat sasaran.

“Kami berharap, dapat menyentuh hati orang dewasa maupun ke teman sebayanya untuk lebih peduli dengan TB,” ujar Elly.

Dia mengungkapkan, dalam menyembuhkan sakit TB, dibutuhkan upaya yang intensif dan terpadu dengan seluruh unsur. Karena ketika tidak diobati secara tuntas, penyakit TB ini akan semakin berbahaya.

Selain itu, ke depan, pihaknya juga mengajak seluruh kader PKK untuk turut berperan aktif dalam pemberantasan TB di Kota Depok. Aksi nyata ini diperlukan untuk mengurangi penyebaran TB, sekaligus memberikan pemahaman terhadap warga akan bahaya penyakit tersebut.

“Khususnya bagi Pokja IV, tetapi secara umum kader PKK seluruhnya mereka harus bisa aktif mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat,” pungkas Elly. (Meidya)

 453 total views

LEAVE A REPLY