Dewan Kesenian Depok akan Gelar Lenong Betawi di Sangar Betawi Ngumpul

0
968

www.depoktren.com–Dewan Kesenian Depok (DKD) bekerjasama dengan Sanggar Betawi Ngumpul, menampilkan lenong Betawi dengan lakon “Mat Depok: Pernikahan di Ujung Bedil”, di Panggung Betawi Ngumpul Jalan Raya Tanah Baru, Beji, pada Sabtu (18/11/2017) mendatang.

Lenong Betawi bertajuk “Mat Depok: Pernikahan di Ujung Bedil” disutradarai Iin Marlina, dengan ide cerita sekaligus penulis skenario, Nuroji.

Ketua DKD, Nuroji mengatakan pertunjukan Lenong ini sebenarnya salah satu aja dari banyaknya kegiatan Dewan Kesenian Depok. Terutama Komite Tradisi, memang belum ada kegiatan tahun ini. Sedangkan beberapa Komite sudah menggelar kegiatan mulai dari pertunjukan sampai workshop dan acara lain seperti diskusi dan seminar. “Dengan bekerja sama dengan Sanggar Betawi Ngumpul, Insya Allah terwujud pagelaran lenong ini, yang merupakan seni tradisional Betawi,” ujar Nuroji, Jumat (17/11/2017).

Selain itu, lanjut Nuroji, pihaknya ingin meluruskan ataupun memperkenalkan pada masyarakat umum apa kesenian lenong itu. Karena sekarang ini banyak yang paham kalau lenong itu hanya yang lucu-lucu saja.

“Kalau lawak lucu pun bisa dibilang lenong. Padahal lenong sendiri punya pakem seperti juga ludruk, ketoprak atau wayang kulit. Nah lenong yang nanti ditampilkan ini mengikuti pakem lenong yang sebenarnya, ada cerita dan lucu juga,” jelas Nuroji yang juga anggota Komisi X DPR RI.

Dia menjelaskan cerita di lenong ini juga ada ciri-ciri khas lenongnya. Bahkan lakonnya pun khas bahasa lenong. Jadi tidak asal lenong saja. Hal ini dilakukan untuk mendorong upaya pelestarian kesenian tradisional yang memang asli yang belum dikembangkan. Tentu saja boleh-boleh saja lenong yang lawakan saja tidak ada ceritanya. Itu bagian pengembangan kesenian bukan pelestarian. “Kalau soal cerita, diangkat dari cerita sejarah masa lampau dari Depok, yaitu tokoh pejuang dari Tanah Baru bernama Daeran alias Mat Depok,” tuturnya.

Nuroji berharap masyarakat Depok dapat menyaksikan dan terhibur dengan pertunjukkan ini. Selain itu, ada ilmu sejarah tentang Depok yang bisa di lihat dalam sebuah lenong. “Semoga masyarakat terhibur dan menjadi pengetahuan warga akan sejarah Depok,” pungkasnya.(Supri)

 968 total views

LEAVE A REPLY