Pemkot Depok Butuh Dana Rp 85 Miliar Bangun IPAL

0
371

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membutuhkan dana cukup besar yakni Rp 85 Miliar untuk membangun IPAL. “Ini sebagai upaya mensukseskan program Kota Depok bersih dan sehat serta bebas membuang air sembarangan khususnya membuang air besar WC maupun limbah lainnya ke septic tank,” ujar Wali Kota Depok Muhammad Idris di Balai Kota Depok, Jumat (17/11/2017).

Diungkapkan Idris, dibutuhkan dana anggaran mencapai puluhan miliar rupiah untuk mewujudkan membangun IPAL.
“Dana yang dibutuhkan hampir mencapai Rp 85 miliar untuk membangun sekitar 1.000 instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan 4.500 Kartu Keluarga (KK) yang sampai saat ini hingga tahun 2021 mendatang belum memiliki septic tank,” jelasnya.

Kepala Bidang Permukiman Disrumkim Kota Depok, Herry Restu Gumelar menambahkan, besarnya dana tersebut membuat jajaran Pemkot Depok meminta bantuan pemerintah pusat untuk membantu menuntaskan serta menyelesaikan limbah dan sanitasi yang ada karena bila tetap memaksakan anggaran yang ada tentunya aka nada korban anggaran yang dipotong atau dipakai untuk kegiatan tersebut.

Menurut Herry, komitmen untuk membangun sanitasi air bersih dan penampugan limbah yang baik bagi masyarakat menjadi program penting Kota Depok sehingga nantinya setiap masyarakat yang membuang limbah langsung ke septic tank yang ada tidak dibuang seenaknya dan sembarangan. 

“Tidak hanya berharap bantuan dari pemerintah pusat saja namun jajaran Pemkot Depok juga menggali kerjasama dengan pihak ke tiga dan lembaga lainnya untuk mensukseskan kegiatan tersebut,” tuturnya.

Menurut Herry, dari data yang ada se Kota Depok jumlah 100 unit IPAL dikonversikan untuk 4.000 KK jadi setiap unit IPAL untuk 40 KK sedangkan dana membangun 100 unit IPAL diperkirakan menelan dana sekitar Rp 85 miliar dengan perincian satu septic tank seharga Rp 9 hingga 10 juta dan untuk pembangunan IPAL diperkirakan menelan dana Rp 400 juta.

Nilai harga IPAL maupun sptic tank tersebut tidak hanya barangnya saja tapi sampai terpasang. “Pembangunan sepitc tank dan IPAL hingga tahun 2021 selain sebagai salah satu sasaran menunrunkan total proporsi penduduk yang belum memiliki sanitasi dasar juga sebagai salah satu sasaran RPJMD tahun 2016–2021 mendatang,” papar Herry. (Advetorial/Rus)

 371 total views

LEAVE A REPLY