Pradi: Forum Guru Karakter Indonesia Siap Majukan Pendidikan

0
358

www.depoktren.com–Forum Guru Karakter Indonesia (Forguki) Kota Depok hari ini secara resmi dideklarasikan di Studio Alam TVRI, Depok. Organisasi yang mewadahi beberapa lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini diharapkan bisa ikut berperan dalam memajukan pendidikan di Kota Depok, khususnya pendidikan untuk anak usia prasekolah.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna yang hadir dalam deklarasi tersebut mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) siap mendukung Forguki. Ia berharap wadah guru-guru ini memiliki integritas dan mampu berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Depok.

“Untuk itu hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan konsolidasi internal, agar organisasi ini dapat menjalankan perannya dengan baik sehingga hasilnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat Kota Depok dan kontribusinya di bidang pendidikan amat sangat diharapkan,” ujar Pradi.

Ia juga mengajak pengurus Forguki untuk menjalin sinergitas dengan Pemkot Depok. Sinergitas tersebut agar nantinya berbagai program atau kegiatan dari organisasi baru ini dapat berjalan sesuai dengan aturan.

“Artinya dengan adanya sinergitas, kalau ada kekurangan atau perbaikan-perbaikan nantinya dapat sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forguki, Sri Saptarini Wulandari mengatakan, organisasi ini merupakan wadah guru-guru karakter Indonesia yang lahir melalui pelatihan Indonesian Heritage Foundation (IHF). Setelah ikut pelatihan tersebut, kemudian para guru sepakat membentuk lembaga pendidikan Semai Benih Bangsa (SBB) yang memfokuskan pendidikan pada anak usia di bawah 7 tahun. Menurutnya, dibentuknya Forguki juga bertujuan untuk menginisiasi pengajuan izin operasional lembaga pendidikan, khususnya bagi anggota Forguki.

“Sebagian besar lembaga pendidikan yang diwadahi oleh Forguki memang belum memiliki izin operasional, karena tidak ada biaya. Kami mengundang Wakil Wali Kota Depok dan Disdik agar kami mendapatkan komitmen bahwa izin operasional itu memang tidak berbayar. Untuk tahap awal ini ada 20 lembaga yang akan kami ajukan,” tandasnya. (Meidya)

 358 total views

LEAVE A REPLY