Wih Keren, Ada Kampung Warna-Warni di Pondok Cina

0
1347

www.depoktren.com–
Wih keren, melihat keceriaan anak-anak di sepanjang Jalan Bungur dan Jalan Kalpataru, RW 01 dan RW 05, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok. Tembok, dinding rumah dan jalan di kedua jalan tersebut di cat warna warni dengan berbagai bentuk gambar.

Hal itu merupakan hasil kreasi sejumlah komunitas menggambar dari Depok dan Jakarta yakni Komunitas Corenk.
Komunitas tersebut bersama-sama warga bergotong royong menghias jalan yang semula kumuh disulap menjadi jalan yang bersih, nyaman dan penuh warna-warni yang sedap dipandang. “Warga senang, apalagi anak-anak yang ceria bermain,” kata seorang warga, Jajang, Rabu (20/12).

Menurut Founder Komunitas Corenk dan Project Leader,Tri Wahyuni, gambar dan coretan warna-warni tersebut merupakan karya sebagian besar warga, tak terkecuali juga ada karya dari anak-anak. “Namun kegiatan mengambar itu, sesuai dengan arahan kami,” kata Tri.

Diutarakan Tri, untuk mewujudkan kampung warna-warni ini, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Diskrumkim) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dimulai kegiatannya pada 16 Desember hingga 24 Desember 2017 mendatang.

“Kami berharap juga mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan sekitar rumahnya. Selain itu, kami juga ingin mengajak masyarakat luas turut berpartisipasi dalam kegiatan perubahan wajah kampung kota,” harapnya.

Guna mewujudkan pemerataan pembangunan, Pemkot Depok bertekad membuat kampung tematik berdasarkan keunggulan wilayah masing-masing. 

Pembangunan kampung tematik tersebut sebagai salah satu upaya Pemkot Depok meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), agar menjadi yang paling unggul di Jawa Barat (Jabar).

Menurut PLT Kasi Penataan Kawasan Perumahan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Pemkot Depok, Puspita Dewi, keberdaan kampung tematik merupakan salah satu program untuk menata wilayah kumuh.

Untuk itu, Jalan Bungur dan Jalan Kalpataru, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji akan dijadikan kampung tematik sebagai pilot project bagi wilayah lainya di Kota Depok. “Kami akan mengembangkan lagi konsep kampung tematik yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Kami ingin masukan dari masyarakat, kampungnya tuh mau dibuatkan tema apa, supaya bisa kami akomodir,” tutur Puspita.

Dia mengutarakankan, jika nantinya sudah ada tema maupun konsep dari masyarakat yang diajukan,diajukanpihaknya pihaknya akan memberikan pendampingan dari ahlinya, untuk mematangkan desain kampung tematik yang akan dibuat. “Kami akan membuat memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Indonesia atau Gunadarma dalam memberikan pendamping arsitek,” jelas Puspita.

Menurut dia, Disrumkim Pemkot Depok akan memberikan bantuan anggaran kepada setiap kegiatan pembuatan kampung tematik. “Kami akan mencari dana bantuan CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Depok untuk membiayai keberadaan kampung tematik,” terangnya. (Meidya)

 1,348 total views

LEAVE A REPLY