DLHK Depok Pasang CCTV Diteksi Pembuang Sampah Liar

0
431

www.depoktren.com–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok akan memasang CCTV di beberapa tempat guna menditeksi pembuang sampah liar. “Ini akan memudahkan kerja Tim Buru Sergap (Buser) Sampah DLHL Depok memantau tempat-tempat rawan pembuangan sampah liar,” ujar Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok, Kusumo, di Balai Kota, Depok, Kamis (28/12/2017). 

Diutarakan Kusumo, pihaknya akan memasang CCTV yang dapat diawasi melalui Smart Phone. “Kami berharap, dengan adanya CCTV dapat efektif untuk menjaring pembuang sampah liar. Para pelaku pembuang sampah liar akan ditindak dan harus menjalani proses Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Kota Depok,” jelas Kusumo.

Adapun tempat-tempat tempat-tempat rawan pembuang sampah luar yakni di Dipo Pancoran Mas, di Cimanggis Tugu, di Jalan Raya Taman Duta serta diJalan Raya Tapos. “Walaupun ada CCTV, kami tetap melakukan patroli rutin ditempat-rawan pembuangan sampah liar dan juga di tempat-tempat lainnya,” tutur Kusumo.

Selain itu, Kusumo mengungkapkan, untuk mengatasi persoalan sampah di jalan-jalan raya, pihaknya kini sudah memiliki satu unit Mobil Road Sweeper yang bisa menyapu jalan secara otomatis. “Diharapkan sampah di jalan-jalan raya akan lebih tersapu dengan cepat setiap harinya.
Keberadaan armada Mobil Road Sweeper ini tentu akan meringankan pekerjaan pesapon,” ungkapnya.

Kusumo menegaskan, untuk mengantisipasi kemacetan di jalan raya akibat keberadaan Mobil Road Sweeper ini, pihaknya telah melakukan uji coba dengan membersihkan Jalan Margonda Raya pada pukul 02.00 WIB dini hari. Hasilnya dinilai efektif, sehingga pagi hari masyarakat sudah bisa menikmati bersihnya jalan raya di Depok. “Kita telah melakukan uji coba di waktu yang tidak mengganggu aktivitas atau arus lalu lintas, sehingga ketika pagi hari, jalanan sudah bersih dari sampah,” terangnya.

Mobil Road Sweeper memiliki kapasitas empat meter kubik atau setara dengan empat ton sampah sekali angkut. Mobil ini, juga bisa menyedot sampah berat seperti air mineral kemasan satu liter. Setelah mobil penuh dengan sampah, selanjutnya sampah akan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terdekat.

“Kami baru uji coba di Jalan Margonda Raya, Arif Rahman Hakim, Nusantara, Dewi Sartika dan Juanda. Nantinya wilayah akan diperluas hingga ke Jalan Raya Bogor, Sawangan dan Jalan Raya Bojongsari atau Parung Ciputat. Jika alat ini memang efektif dan efisien digunakan di Kota Depok, mudah-mudahan tahun depan jumlahnya bisa ditambah,” pungkas Kusumo. (Meidya)

 431 total views

LEAVE A REPLY