Sidang Perdana First Travel, Terdakwa Terancam Pasal Berlapis

0
251

www.depoktren.com–Sidang perdana kasus penipuan biro perjalanan umroh murah First Travel digelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (19/2/2018).

Sidang perdana yang dimulai pukul 10.00 WIB itu menghadirkan tiga terdakwa yakni Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

Sidang perdana yang cukup mendapat perhatian masyarakat terutama dari ratusan calon jamaah umroh itu diketuai oleh
Hakim Ketua yang juga Ketua PN Depok, Sobandi, SH, MA.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang terdiri dari Tim Jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Hery Jerman, Lumumba Tambunan dan Endang serta Tim Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Iyazahra Legogini, Tri Sumarni dan Abe Ramadhan.

JPU mendakwa ketiga terdakwa dengan pasal 378 dan 372 KHUP, penipuan dan penggelapan serta pasal 3 Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Ketiga terdakwa dikenai pasal berlapis dengan melakukan penipuan dan penggelapan uang 63.310 calon jamaah umrah dengan total kerugian Rp 905.333.000.000. Ketiga terdakwa juga dikenakan pasal TPPU,” ujar Humas Kejari Depok, Parlin Sidahuruk.

Sejumlah korban mengaku diminta menyerahkan biaya tambahan agar bisa berangkat. “Kami minta ketiga terdakwa untuk bertanggung jawab dan mengembalikan uang kami,” ucap Adrian, seorang korban warga Sawangan, Depok.

Saat sidang berlangsung, ratusan orang memadati kantor PN Depok. Ruang sidang penuh sesak, sedangkan di halaman kantor PN Depok, para korban calon jamaah umrah melakukan aksi unjuk rasa dengan membentangkan spanduk dan orasi menuntut untuk dikembalikannya uang calon jamaah. (Aris) 

 251 total views

LEAVE A REPLY