Menristekdikti Telah Rancang Kurikulum Tangkal Radikalisme

0
344

www.depoktren.com — Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir telah merancang sistem kurikulum general education (pendidikan umum) untuk menangkal pemahaman radikalisme di Perguruan Tinggi. Kurikulum tersebut nantinya akan memuat pemahaman kebangsaan.

Dalam wawasan Negara tersebut ada empat pilar kebangsaan yang harus dipelajari semua mahasiswa. Yaitu, masalah NKRI harga mati, Pancasila sebagai ideologi, UUD 1945 sebagai dasar pemikiran, dan Bhineka Tinggal Ika.

“Tapi itu semua tidak cukup dalam pembelajaran tapi implementasikan dalam sehari-hari,” ujar Nasir di Puspiptek, Tangerang Selatan, Rabu (28/2/2018).

Nasir menekankan, dosen memiliki peran sentral untuk menangkal radikalisme. Karena itu, dia mengimbau, dosen-dosen tidak boleh melakukan kegiatan yang dilarang oleh negara.

Karena itu, dia mendorong dosen agar terus proaktif menyosialisasikan wawasan kebangsaan ketika berinteraksi dengan mahasiswa. Baik sosialisasi yang dilakukan ketika proses belajar mengajar, atau melalui jalur lain.

“Menangkal radikalisme di dalam kampus ada tahapan-tahapan yang akan dilakukan. Kemarin, kami keluarkan aturan pelarangan HTI. Nah sekarang tinggal sosialisasi agar tidak ada lagi paham radikal,” pungkas Nasir. (Supri)

 344 total views

LEAVE A REPLY