Kejari Depok Berhasil Tagih Uang Tunggakan PBB Rp 2,8 Miliar

0
466

www.depoktren.com–Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok memanggil sembilan perusahaan yang terindikasi menunggak pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

“Sembilan perusahaan tersebut diminta untuk melaksanakan kewajibannya untuk membayar PBB,” kata Kepala Seksi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejari Depok, Fauzi, Jumat (16/3/2018).

Fauzi mengutarakan, melalui upaya yang dilakukan Kejari, pihaknya berhasil melakukan penagihan pajak sebesar Rp 2,8 miliar. Langkah yang dilakukan Kejari dengan menyelamatkan uang negara sebesar Rp 2.814.906.905, merupakan tindak lanjut dari hasil penagihan PBB terhadap sejumlah perusahaan yang tidak tertib dalam membayar pajak.

“Itu adalah bantuan hukum dari bidang Datun Kejari Depok. Sedangkan, untuk sembilan perusahaan yang menunggak pembayaran PBB, rata-rata bergerak di bidang properti,” terangnya.

Menurut Fauzi, upaya hukum yang dilakukan Kejari Depok merupakan kerja sama dengan Badan Keuangan Daerah Kota Depok bidang pajak daerah II. Untuk itu, dengan kerja sama yang dijalin diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok. Selain juga, memunculkan kesadaran para Wajib Iuran Pajak (WIP) untuk taat membayar pajak.

“Jadi, uang negara yang kami selamatkan sebesar Rp 2.814.906.905 adalah hasil tunggakan dari bulan November hingga Desember 2017,” pungkasnya. (Aris)

 465 total views

LEAVE A REPLY