Kapolres Depok Silahturahmi Pokdarkamtibmas Imbau Perangi Hoax

0
339

www.depoktren.com–Kapolres Depok Kombes Pol Didik Sugiarto melakukan tatap muka dan silahturahmi dengan anggota Pokdarkamtibmas se-Kota Depok, di Gedung 88 Jalan Putri Tunggal, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (18/3/2018) siang.

Dalam rangka pertemuan dengan anggota Pokdarkamtibmas Kota Depok ini, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto meminta peran aktif anggota Pokdar dalam menjaga memelihara keamanan tertib masyarakat (Harkamtibmas) dapat bersinergi dengan anggota di lapangan.

“Tahun ini ada agenda besar pesta demokrasi Pilkada serentak baik Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Bupati. Dalam mewujudkan Harkamtibmas terhadap kelancaran Pilkada serentak tersebut anggota pokdar dapat berperan membantu Polri,” ujar Didik.

Dia juga meminta anggota Pokdar sebagai mitra polri dapat menggalakan Pamswakarsa berupa siskamling atau ronda di lingkungan masing-masing.

“Ciptakan kondisi aman dan kondusif di lingkungan bermula dengan menjadikan dirinya sendiri menjadi polisi, tertib sosial, dan toleransi. Setelah timbul kesadaran tersebut setidaknya dapat menciptakan situasi keamanan di lingkungan sendiri,” terang Didik.

Dia mengimbau anggota pokdarkamtibmas ikut perang terhadap stop informasi hoaks yang di zaman era milenia ini sedang trend banyak informasi hoaks yang membuat bingung masyarakat sekaligus meresahkan.

Ketua Pokdarkamtibmas Resort Kota Depok, Dr.Ir. Djoko mengungkapkan kegiatan tatap muka dan silahturahmi ini juga anggota diberikan pembinaan supaya menjadi disiplin.

“Seluruh anggota Pokdarkamtibmas lintas wilayah di Kota Depok ini termasuk para ketua sektor diberikan pembinaan dari satuan fungsi jajaran kepolisian resort Depok narkoba, Reskrim, dan Lalulintas serta sejumlah Pengurus Daerah Pokdarkamtibmas Polda Metro Jaya Bagian Divisi Pengawasan dan Hukum, Kepala Bidang Kaderisasi dan Organisasi, dan Bendahara Umum,” tuturnya.

Dosen Unkris ini memberikan pembinaan ke jajaran anggota Pokdarkamtibmas bertujuan dapat mengetahui tindakan pertama di TKP jika langsung bersinggungan hukum di masyarakat.

“Kegiatan pembinaan ini kita lakukan selama sehari. Selain itu kita juga memberikan pembekalan materi perangi informas bohong atau Hoaks juga,” pungkas Djoko. (Aris)

 338 total views

LEAVE A REPLY