Persoalan Sampah Sudah Sangat Serius

0
313

www.depoktren.com–Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan Indonesia menghadapi persoalan sampah yang telah sampai tahap sangat serius. Bahkan, Indonesia disebut sebagai juara sampah plastik.

“Dalam dua pekan ini, sejak 3 Maret, viral di media sosial bahwa Indonesia juara sampah plastik. Itu hasil penelitian orang asing dari Amerika pada 2015, ” ujarnya pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 di anjungan Pantai Losari, Makassar, Minggu (18/3/2018).

Siti mengutarakan dari 2015 hingga 2018, telah terjadi perubahan signifikan dalam penanganan sampah. Perubahan tersebut terjadi karena dinamika masyarakat yang memunculkan gerakan penanganan sampah. 

Gerakan tersebut lahir dari komunitas dengan beragam agenda seperti bank sampah, pendidikan anak sekolah yang sadar sampah, dan lorong garden di Makassar. “Sampah juga menjadi produktif, sesuatu yang bermanfaat, penolong bagi ekonomi keluarga. Bank sampah adalah contoh nyata,” jelas Siti.

Penanganan sampah di Indonesia, kata dia, sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Namun, penanganan tersebut masih menghadapi tantangan yakni perilaku masyarakat yang masih mementingkan diri sendiri. “Masyarakat masih berpikiran /biarin/ yang penting tidak di halaman saya,” ujarnya. 

Selain itu, tantangannya berasal dari sulitnya pemenuhan anggaran untuk menangani sampah. “Pemkot susah mengeluarkan anggaran untuk sampah karena tidak ada pemasukannya, istilahnya /cost center/ atau sumber pembiayaan.”

Lantaran hal itu, Siti menilai stimulan bank sampah seperti yang dilakukan di Makassar menjadi contoh baik untuk penanganan. Praktiknya di Makassar, bank sampah dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga. Mereka menyetor sampah untuk diberi nilai yang bisa ditukarkan dengan pembayaran tarif listrik. “Langkah itu /switch/ (mengubah) paradigma, (sampah) menjadi produktif,” pungkas Siti. (Supri)

 313 total views

LEAVE A REPLY