Janda Cantik ini Ditangkap karena Gadaikan Belasan Mobil Rental

0
451

www.depoktren.com–Seorang janda cantik, Erffa Widiartia (37) terpaksa berurusan dengan polisi karena mengadaikan 14 mobil rental.

Mantan marketing dealer resmi kendaraan bermotor roda 4 ini diciduk di rumahnya yang terletak di Kawasan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis mengatakan pelaku telah menjalankan aksinya selama enam bulan. Modusnya pelaku menyewa mobil beberapa rental serta membayarkan angsuran mobil milik beberapa driver online.

Namun tanpa sepengetahuan pemilik kendaraan pelaku menggadaikan kendaraan tersebut untuk mendapat keuntungan.

Putu menuturkan jika awal pengungkapan kasus yakni korban atas nama Tresna Yannto menyewakan mobil kepada tersangka selama satu bulan. Namun setelah jatuh tempo ternyata kendaraan nya telah digadaikan tersangka.

“Pelaku menggadaikan kendaraan milik korban sebesar Rp25 juta hingga Rp30 juta. Aksinya ini telah dilakukan sejak enam bulan lalu,” kata Putu, Selasa (20/3/2018).

Putu menerangkan para korban umumnya sudah dikenal pelaku. Sehingga aksinya tersebut lebih mudah dilancarkan. Latar belakang pelaku yang pernah menjadi seorang marketing mobil membuat pelaku juga mengetahui bagaimana trik mencari untung dengan menipu pemilik mobil.

“Memang kebanyakan korban tertipu dengan bujug rayu pelaku. Para korban ini mengetahui mobil miliknya disita karena pelaku tidak mampu membayar gadaiannya,” terang Putu.

Putu menambahkan korban tak hanya berasal dari Depok saja melainkan berasal dari kota lain seperti Jakarta, Bogor dan Tangerang. Totalnya ada 14 korban. Namun, tidak menutupi kemungkinan jika korban dapat bertambah.

“Untuk saat ini ada 14 korban. Tapi kemungkinan korban bisa saja bertambah. Bagi yang merasa kendaraannya hilang, bisa segera datang ke Mapolresta Depok dengan menyertakan surat bukti keterangan kepemilikan kendaraan,” tuturnya.

Pelaku mengaku aksinya menipu belasan pemilik mobil karena terlilit hutang yang mencapai ratusan juta rupiah.

“Awalnya saya niat mau bayar seluruh hutang saya. Terus saya gadai. Namun, ternyata hutangnya semakin banyak. Jadi saya bilang kepada pemilik mobil apa adanya, kalau mobil-mobil mereka saya gadaikan,” ungkapnya.

Dia mengatakan keuntungan dari kejahatan nya digunakan untuk membayar hutangnya. “Uangnya buat gali lubang tutup lubang, kalau untuk kebutuhan sehari-hari gak pernah pakai uang itu karena saya ada usaha keluarga,” tandasnya.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat denganpasal 378 tentang penipuan dengan ancaman 5 tahun penjara. (Aris)

 451 total views

LEAVE A REPLY