Satgas PUPR Depok Normalisasi Saluran Pengairan di Perum Permata Depok

0
844

www.depoktren.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok merespon cepat informasi dari warga. Kepala Dinas Manto pun menurunkan Satgas Sumber Daya Air (SDA) untuk turun langsung ke lapangan.

“Kami harus merespon informasi dari masyarakat dan menindaklanjutinya. Itu tugas kami agar masyarakat dapat tinggal di lingkungannya dengan nyaman,” kata Manto.

Manto menerima informasi lewat whatsapps seorang warga Permata Depok mengenai lingkungannya yang dua hari terakhir terkena musibah banjir, Selasa (17/4). “Terima kasih infomanya, itu limpahan air dari pemukiman di atas atau penyempitan hilirnya?” kata Manto setelah melihat video yang dikirim seorang warga.

“Besok saya akan instruksikan Satgas SDA ke lokasi untuk melakukan normalisasi,” ia melanjutkan.

Rabu (18/4), 8 Satgas SDA dengan membawa beberapa perlengkapan kerja dan sebuah truk langsung membersikan saluran irigasi di sekitar Sektor Nilam Permata Depok. Mereka membersihkan sampah dan mengangkut batu-batu yang bisa menghalangi jalannya air.

“Antisipasi banjir dan genangan maka salah satu upaya dengan normalisasi kali yang mengalami pendangkalan,” kata Manto.

Manto menambahkan, menerapkan rasa kepedulian warga akan lingkungan adalah tugas semua pihak. Dia dan jajarannya tidak hanya bertugas membersihkan dan mengangku sampah di kali atau saluran air lainnya. Tapi, juga mensosialisasikan kepada warga untuk tidak buang sampah di pengairan.

Sementara itu, Kabid SDA dari Dinas PUPR Kota Depok, Citra Yulianti mengatakan giat satgas membersihkan saluran sudah menjadi agenda sehari-hari. Total 120 anggota satgas, yang dibagi menjadi 11 regu ini setiap hari membersihkan saluran air di beberapa titik krusial di Depok.

Menurut Ujai, kepala regu Satgas wilayah Cipayung, Depok, kali kecil di Permata Depok sudah dangkal dan peru dikeruk. Dia juga menilai ada beberapa titik yang bisa menyebabkan mandeknya air kala hujan lebat.

“Lumpurnya perlu diangkat dengan alat pengeruk. Tapi, saya harus koordinasi lagi dengan pimpinan,” ujar Ujai.

Manto yang dikonformasi mengatakan akan menjadwalkan pengerukan. “Spider mini kami masih bertugas di Kali Pesanggrahan saat ini. Nanti kami jadwalkan untuk pengerukan di Permata Depok,” jelas Manto.

Normalisasi berupa pembersihan akhirnya sementara dilakukan secara manual dan tanpa alat berat. “Besok (Kamis 19 April) kami akan kembali untuk melakukan pekerjaan yang belum tuntas,” kata Ujai.*Suryansyah

 844 total views

LEAVE A REPLY