Di Depok akan Ada Peraturan Dilarang Punya Mobil Kalau Nggak Punya Garasi

0
387

www.depoktren.com–Jangan pernah bermimpi mau punya mobil kalau nggak punya garasi apalagi kalau nggak punya rumah. Nah itu dia, karena di Kota Depok akan ada aturan dilarang punya mobil kalau nggak punya garasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bakal menerapkan peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang kewajiban memiliki garasi bagi pemilik kendaraan roda empat. Aturan tersebut telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Aturan tersebut bagian dari 10 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

Nantinya, warga yang ingin membeli kendaraan roda empat harus menyertakan surat pernyataan memiliki garasi di rumah atau menyewa garasi. Tujuannya, agar tidak ada kendaraan roda empat yang diparkir di sembarang tempat dan mengganggu kenyamanan warga lain.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok, M Supariyono, mengatakan kebijakan tersebut sangat mendesak untuk diatur dan dibuat payung hukum. Pasalnya banyak warga Depok yang memiliki mobil namun tidak memiliki garasi sehingga menggunakan bahu jalan untuk tempat parkir. “Itu mengganggu pengguna jalan yang lain. Bahkan tidak jarang menimbulkan keributan di lingkungan,” kata Suparyano di Kantor DPRD Kota Depok, Jumat (21/6/2019).

Dia menambahkan, selain ada di bahu jalan, juga banyak mobil yang diparkir di lahan fasilitas sosial maupun fasilitas umum atau di lahan bermain anak, seperti yang terjadi di Perumnas. “Ini karena kesejahteraan mereka semakin meningkat pada punya mobil tapi tidak memiliki garasi. Akhirnya memakai lahan untuk anak-anak bermain. Sehingga anak-anak tidak memiliki tempat bermain lagi,” tutur Suparyono.

Menurut Suparyono, dampaknya, akan bisa membahayakan dan mempengaruhi terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu salah satu hak anak itu adalah bermain dan jika mereka tidak memiliki tempat bermain maka akan lebih banyak main gawai di rumah ketimbang berinteraksi dengan lingkungan. “Ini yang akan berbahaya ketika mereka besar nanti. Mereka pun tidak bisa bersosialisasi atau antisosial,” ucapnya.

Nah, peraturan tersebut jika diterapkan akan menjadi terobosan baru dan cukup bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan hidup. Nantinya pemilik mobil yang parkir diluar garasi akan digembok dan dikenai denda.

Untuk diketahui, 10 Raperda yang akan dibahas lebih lanjut antara lain Raperda Pembentukan RT, RW, dan LPM, Raperda Penyelenggaraan Kearsipan, Raperda Penyediaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pokok Daerah, Raperda Penjualan Produk Usaha Daerah bidang Perikanan dan Layanan Kesehatan Hewan, serta Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat.

Selain itu juga dibahas revisi Perda Nomor 11 tahun 202 tentang Retribusi Pelayanan Pasar, Raperda tentang Penyelenggaraan Kerja sama Daerah, Perda Nomor 10 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, revisi Perda Nomor 2 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan bidang Perhubungan dan terakhir, revisi Perda Nomor 9 tahun 2012 tentang Retribusi Perhubungan. (Aris/Rus)

387 total views, 4 views today

LEAVE A REPLY