BLK Harus Penuhi 8 Standar Akreditasi

0
96

www.depoktren.com–Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Depok dituntut untuk memenuhi delapan standar akreditasi yang telah ditentukan untuk memperoleh akreditasi dari Lembaga Akreditasi (LA). Akreditasi tersebut perlu dilengkapi oleh sebuah lembaga untuk memberi kepercayaan kepada masyarakat maupun negara perekrut tenaga kerja asal Indonesia.

“Ada beberapa unsur yang harus dilengkapi BLK jika ingin mendapat akreditasi, yakni melengkapi delapan standar mutu akreditasi yang memang sudah digunakan secara nasional maupun internasional,” ujar Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Bina Lembaga Pelatihan Kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Tri Asusti, di Balai Kota Depok, Kamis (15/8/2019).

Dia menambahkan, adapun delapan standar mutu yang yang harus dipenuhi antara lain, kompetensi kerja, kurikulum, materi pelatihan, manajemen atau tata kelola. Selain itu, instruktur dan tenaga pelatihan, sarana dan prasarana, administrasi keuangan serta asesmen.

“Kami juga terus mendorong dan melakukan pendampingan terhadap BLK. Jika sudah di atas 80 persen terpenuhi untuk standar mutu tersebut, kami ajukan ke LA,” tutur Tri.

Menurut Tri, dari 17 Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) misalnya, baru 10 yang mendapatkan akreditasi, sedangkan sisanya masih dalam proses.

“Bulan ini kita ajukan empat BLKLN untuk disurvei oleh LA. Akreditasi perlu dilakukan untuk memberi kepercayaan lebih, terhadap pemerintah di suatu negara yang akan mempekerjakan tenaga dari Indonesia, seperti Jepang, Taiwan, Hongkong, Malaysia dan Singapura. Mudah-mudahan ke depan seluruh BLK bisa mendapatkan akreditasi,” jelas Tri. (Papi Ipul)

96 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY