Tinjau Jembatan Permata Depok yang Miring, Lurah Mulyadi Usulkan Musrenbang 2020

0
199
Mulyadi, Lurah Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok mengakui kondisi jembatan Permata Depok memprihatinkan

www.depoktren.com – Lurah Pondok Jaya, Mulyadi, mengakui kondisi jembatan di Permata Depok, sangat memprihatinkan. Dia pun langsung merespon keluhan warga masyarakat RW 007 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

“Kami sudah koordinasi dengan pengurus RT dan RW 007 dan kami akan usulkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2020,” kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan telah meninjau langsung kondisi jembatan yang sudah miring di Perumahan Permata Depok itu. Menurutnya sloff pondasi jembatan tersebut sudah banyak yang retak dan terbelah, sehingga sangat membahayakan kalau dibiarkan. Terlebih menjelang musim hujan nanti yang akan dihantam air.

Dia mengingatkan warga Permata Depok untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas. Mulyadi meminta warga dan pengurus RT dan RW 007 Keluruhan Pondok Jaya juga untuk sama-sama mengantisipasi sebelum ada perbaikan dari Pemerintah Kota Depok.

“Setidaknya ada tindakan preventif dulu misalnya dengan memberi bambu penghalang di lintasan jembatan supaya orang tidak bersandar atau pedagang yang acap berjualan,” ujar Mulyadi.

Jembatan tersebut satu-satunya gerbang masuk ke perumahan dan juga pemukiman warga sekitarnya. Jadi memang merupakan akses utama, bahkan jalan menuju kantor Kelurahan Pondok Jaya.

Guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan warga setempat memantek bambu sepanjang jembatan sekitar satu meter melebar ke jalan. Serta diberi pas tanaman supaya warga tidak bersandar atau pedagang berjualan di area tersebut.

“Banyak sloff pondasinya yang sudah terbelah, ini sangat berbahaya. Kalau dibiarkan bisa tambah parah,” kata Nurfauzy, kepala regu Satgas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, saat membersihkan tumpkan sampah di Pelayangan, Kampung Utan, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok.

Ketua RW 007 terpilih Bambang Sancoko, juga sudah mengetahui kondisi jembatan tersebut. Dia dan jajaran pengurusnya mengaku telah membuat program kerja untuk mengantisipasi guna menghindari hal-hal yang tidak diharapkan.

“Jangan sampai ambruk dulu baru bergerak. Kami tak ingin itu terjadi. Kami akan mengajak warga untuk mengantisipasinya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pondok Jaya, Abdul Karim, juga prihatin melihat kondisi jembatan tersebut. Dia pun mengaku sudah pernah mengusulkan ke PUPR era Manto Jorghi, tapi belum ada kelanjutannya.*suryansyah

200 total views, 4 views today

LEAVE A REPLY