Limbah di Kota Depok Lebihi Daya Tampung Jadi Beban Pencemaran

0
28

www.depoktren.com–Pencemaran air sungai disebabkan limbah khusus di Kali Ciliwung sudah melebihi daya tampung. Hal ini terlihat dari banyaknya sampah di Kali Ciliwung Kota Depok.

Direktur Pengendalian dan Pencemaran Air Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK), Luckmi Purwandari mengatakan, seharusnya limbah yang masuk ke sungai bisa dikurangi, karena daya tampungnya sudah maksimal.

“Tingkat pencemaran air sungai di setiap daerah sangat berbeda. Berdasarkan data tahun 2016 hingga 2018 tingkat pencemaran air sungai di Kota Depok masuk kategori sedang dan itu di sekitar Jembatan Panus,” jelas Luckmi di Kota Depok, Senin (19/8/2019).

Menurut Luckmi, limbah yang paling banyak memberikan pencemaran di sungai di Kota Depok adalah limbah industri dan domestik. “Kalau dilihat yang pertama Industri, domestik, peternakan dan yang terakhir noinvoicor seperti limbah yang tidak tau sumbernya,” terangnya.

Dia berharap, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHLK) Kota Depok lebih teliti memberikan ijin kepada industri agar tidak membuang limbah di sungai. “Membuang limbah dibolehkan tetapi harus memenuhi baku mutu yang berlaku dan ijin pembuangan air limbah itu kewenangan Kabupaten dan Kota. Kami juga minta dalam menetapkan ijin tidak hanya dilihat baku mutu saja tapi perhatikan daya tampung dan beban pencemaran, karena Depok itu sudah lebih,” tutur Luckmi.

Luckmi menegaskan, menjaga kebersihan sungai bukan perkara mudah, perlu kesamaan visi semua sektor, masyarakat harus bersama menjaga kualitas air sungai. “Pemerintah juga tidak bisa sendiri hanya mengandalkan kebijakan harus ada dukungan semua pihak,” tandas dia. (Gilang/Papi Ipul)

28 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY