Muttaqien: Sejak Kapan Khairullah Jadi Jubir Idris?

0
286

www.depoktren.com–Mantan anggota DPRD Kota Depok dari PKS, Muttaqien Syafii mempertayakan pengakuan Caleg PKS, Khairullah Ahyari sebagai juru bicara (Jubir) Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

“Khairullah dapat julukan jubir Idris asal usulnya gimana?,” tanya Muttaqien kepada depoktren, Kamis (22/8/2019).

Dedengkot PKS ini mempertayakan pengakuan Khairullah yang mengeluarkan pernyataan terkait kandidat kuat yang bakal menjadi pendamping Idris pada Pilkada 2020 mendatang.

Khairullah mengaku jadi jubir Idris dan mengeluarkan pernyataan bahwa Idris cocok berdampingan dengan Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir. “Hafid cocok jadi pendamping Idris, karena sebagai ketua partai yang mengusung Idris yaitu PKS. Hafid dianggap berhasil menaikkan suara PKS dan raihan kursi di DPRD 100 persen,” papar Khairullah.

Dari sisi intelektualitas, sambungnya, Hafid merupakan lulusan luar negeri. “Dari sisi kepribadian ia santun, cerdas, berintegritas dan relatif banyak mendapat kepercayaan di lembaga-lembaga pendidikan dan lainnya,” ungkapnya.

Dari itu, Khairullah menilai sosok Hafid yang juga Anggota DPRD Depok terpilih, layak untuk mendampingi Idris.

Sebelumnya, calon Walikota Depok yang juga petahana saat ini, Mohammad Idris akan mendeklarasikan diri untuk maju atau tidak dalam Pilkada Depok 2020 mendatang.

“Nanti setelah September saya akan mengumumkannya, yang jelas saat ini banyak komunitas baik itu komunitas agama maupun kewilayahan serta pemuda yang telah mendeklarasikan diri dan meminta saya untuk mencalonkan kembali,” ujar Idris, Selasa (20/8) lalu.

Namun begitu, hingga saat ini dirinya belum bisa menjawab karena hal itu sangat berkaitan dengan politis dan perundangan bahwa dirinya harus memiliki tiket untuk maju dalam pilkada 2020.

“Ketika sudah punya tiket nanti koalisinya dengan siapa dan partai mana juga harus dipersiapkan. Ada partai pendukung dan tentunya ada partai pengusung,” terangnya.

Idris memastikan akan melakukan deklarasi setelah dirinya mendapat kendaraan. “Saya akan lambaikan tangan dan mengajak untuk naik kendaraan saya. Kendaraan mahal belum tentu bagus. Misalnya Camry, belum tentu bagus meskipun mahal dan lebih mahal dari Fortuner. Makanya akan saya lihat nanti,” tuturnya.

Terkait dengan adanya beberapa tokoh partai politik yang siap untuk mendampingi dirinya, ini tanggapan Idris. “Nanti itu tergantung mereka, kalau mereka siap seperti apa komitmen dan integritasnya, apakah hanya ingin menang atau hanya karena apa dan sebagainya. Nanti kami lihat motivasinya, tentu nanti ada juga fit and proper test terhadap mereka,” pungkasnya. (Papi Ipul/Rus)

284 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY