Kota Depok Segara Miliki Sekolah MAN

0
25

www.depoktren.com–Kota Depok dengan tagline Kota Depok Unggul, Nyaman dan Relijius ternyata belum memiliki sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Bahkan juga belum memiliki sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri. Saat ini cuma baru ada satu sekolah Madarsah Tsanawiyah (MTs) Negeri.

“Di Jawa Barat, mungkin di Indonesia, cuma Kota Depok yang tak memiliki sekolah MAN dan MI Negeri. Saat ini baru cuma ada satu MTs Negeri. Semestinya sebagai Depok Kota Relijius, minim-minimnya ada satu MAN, satu Mts Negeri dam satu MI negeri,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Asnawi usai acara pembukaan Pekan Olahrahga dan Seni Pondok Pesantren (Pospeda) Kota Depok di Halaman Balai Kota Depok, Rabu (10/9/2019).

Asnawi menambahkan, idealnya sebagai kota relijius, Kota Depok semestinya minimal memiliki dua MAN, dua MTs dan dua Ibtidaiyah. “Idealnya seperti itu, ini sebagai bukti bahwa negara itu hadir, Depok itu kota relijius. Optimis, kita harus optimis, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dapat bekerjasama mewujudkan banyak sekolah madrasah negeri, terutama untuk Aliyah dan Tsanawiyah,” tuturnya.

Menurut Asnawi, pihaknya berharap secepatnya terwujud adanya sekolah MAN di Kota Depok. Untuk itu perlu kerjasama dan koordinasi yang baik antara Pemkot Depok dan Kemenag. “Kemenag bisa membangun kalau lahannya disediakan Pemkot Depok. Nah, lahannya sudah disediakan dan dihibahkan dari Pemkot Depok ke Kemenag di kawasan Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. Insya Allah tahun depan dapat dibangun, ya kita fokus membangun satu sekolah MAN dulu, baru setelah itu kita upayakan juga ada satu MI Negeri,” ungkapnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengakui cukup rumit melaksanakan birokrasi terkait pembangunan sekolah madrasah karena menyangkut aturan yang digariskan Kemendagri sebagai induk Pemkot Depok dengan Kemenag.

“Permasalahannya cuma teknis saja, karena masalah peraturan kementerian masing-masing. Madrasah itu pembangunannya kewenangan Kemenag, kita akan membantu penyediaan lahan yang akan kita hibahkan ke Kemenag. Lahannya sudah kita siapkan, fokus ke pembangunan sekolah MAN dulu yang lebih urgen dibandingkan MI, kalau MTs kan sudah ada satu,” jelasnya. (Ris/Rus)

25 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY