Pengurus RT Cisalak Pasar Bantah Lakukan Pungli Pedagang

0
33

www.depoktren.com–Keberadaan Pasar Koja di Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok berada di lahan masyarakat di wilayah RT 04/04 dan sudah ada sejak 1955. Hingga saat ini pasar yang bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok masih berjalan. Atas dasar kesepakatan dengan pedagang, pengurus RT 04/04 memberlakukan iuran keamanan Rp 2.000 dan iuran kebersihan sebesar Rp 2.000 per hari.

“Tidak benat berita bahwa kami melakukan pungli, itu merupakan uang iuran keamanan dan kebersihan. Ada laporan keuangan dan uang itu digunakan untuk honor petugas pengangkut sampah dan petugas keamanan,” ujar Ketua RT 04/04 Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Iwan.

Iwan mengungkapkan, bahwa berdasarkan data yang dimiliki ketua RT sejak 2016, di Pasar Koja yang masuk dalam Lingkungan RT04/04 Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis terdapat 243 pedagang aktif.

“Jadi kami, tidak pernah mengundang dan menyuruh pedagang untuk berjualan di lingkungannya. Iuran itu kesadaran tanpa paksaan. Pungli itu kalau dilakukan aparatur negara di lahan pasar milik negara. Tapi inikan lahan warga dilingkungan warga, ya wajar kami sepakat ada uang iuran kebersihan dan keamanan,” terangnya geram dengan adanya pemberitaan yang salah dari media.

Dia menambahkan, bahwa petugas kebersihan dan keamanan tidak digaji oleh pemerintah, sehingga kami mencari solusi dengan menerapkan uang iuran di Pasar Koja yang masuk di lingkungannya RT 04/RW 04..“Kami hanya menerapkan iuran kebersihan dan keamanan, terkait biaya lapak, diluar tanggung jawab kami, itu mereka menyewa langsung dengan pemilik lahan,” tutur Iwan.

Iwan mengakui, bahwa iuran tersebut
sebelum dirinya menjabat sebagai ketua RT, sudah ada. Itu berdasarkan kesepakatan antara warga dengan ketua RT. Jadi, untuk menjaga kawasan Pasar Koja, mau tidak mau ketua RT melibatkan sebelas orang petugas keamanan, dengan lima pesapon.

“Jadi kami minta hak jawab atas berita yang ngawur. Dampak berita pungli tersebut sangat merugikan kami dan pengurus RT04/RW 04 serta warga. Dampaknya juga terhadap keluarga kami dan anak-anak,” tegas Iwan. (Papi Ipul/Rus)

31 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY