Musim Kemarau, Banyak Sampah Menumpuk di Kali dan Situ di Kota Depok

0
29

www.depoktren.com–Musim kemarau berkepanjang menyebabkan debit air kali menyusut dan diperparah dengan banyaknya sampah menumpuk di kali dan situ yang ada di Kota Depok. Diduga sampah-sampah tersebut dibuang warga.

Sampah yang cukup banyak menumpuk di Pintu Air Setu Pedongkelan dan Kali Cabang Timur (KCT) Tanah Baru. Sampah yang menumpuk terdiri dari bahan bekas seperti plastik, kayu, dan sampah rumah tangga.

Warga mengeluhkan sampah yang menumpuk di Pintu Air Pendongkelan Depok yang menuntut agar sampah segera diangkat karena menimbulkan bau tak sedap. “Sampah yang menumpuk menimbulkan bau tak sedap dan banyak lalat,” ujar salah satu warga Pedongkelan Depok, Yusuf, Minggu (22/9/2019).

Dia menambahkan, warga telah berupaya mengangkut sampah yang menumpuk itu dengan cara swadaya dan manual. Namun karena volume sampah yang sangat tinggi, hal tersebut tak membuahkan hasil. “Kami berharap pihak terkait segera mengangkat sampah tersebut,” ucapnya.

Sampah menumpuk juga terdapat di sepanjang Kali Cabang Timur (KCT) Jalan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Warga pun mengeluhkan tumpukan sampah yang menyebarkan aroma bau busuk. “Baunya sangat menyengat, kami minta pihak Pemkot Depok segera membersihkan dan mengangkat sampah dari kali. Kami sudah laporkan ke Pemkot Depok,” terang warga Tanah Baru, Tholib.

Mendapat laporan, Satuan Tugas (Satgas) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok langsung bertindak dan menerjunkan satu regu Tim Satgas Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR yang terdiri dari 10 orang untuk mengangkut sampah dari Kali KCT.

“Tumpukan sampah sudah mengganggu aliran kali, hingga membuat kali tersumbat. Jadi, kali kami bersihkan agar aliran air lancar. Kami kebut kerjaan membersihkan sampah sebelum masuk musim hujan,” terang Kabid SDA Dinas PUPR Kota Depok, Denny Setiawan.

Menurut Denny, untuk memudahkan kinerja Satgas, pembersihan dikerjakan di hilir kali. Pekerjaan juga dilakukan sampai tidak ada lagi tumpukan sampah di kali KCT. “Memang tidak bisa langsung tertangani semuanya. Tapi, kami terus berupaya melakukan pembersihan sampah setiap harinya. Kami juga menyediakan satu unit truk untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung,” terangnya.

Dia mengutarakan, pihaknya berharap agar perilaku masyarakat yang sadar lingkungan dengan melakukan pencemaran lingkungan seperti membuang sampah ke kali. “Doduga sampah yang menumpuk di kali dan situ dibuang warga. Jadi, kami minta agar warga tidak membuang sampah di kali dan situ dan Sebaiknya membuang sampah pada tempatnya,” harap Denny. (Papi Ipul/Rus)

29 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY