PT KAI akan Evaluasi 15 Jalan Perlintasan Kereta Commuter Line Liar

0
22

www.depoktren.com–PT KAI Daerah Operasional (Daops) 1 akan mengevaluasi keberadaan jalan perlintasan Kereta Commuter Line tidak resmi di Kota Depok. Ada 15 jalan perlitasan liar di jalur Kereta Commuter Line Jakarta-Bogor di wilayah Kota Depok.

“Perlintasan liar tanpa palang pintu dan tidak dijaga itu kerap terjadi kecelakaan,” kata Manajer Jalan dan Jembatan PT KAI Daops 1 Ramdani saat bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana meninjau jalan perlintasan liar di Gang H Dul, Pondok Terong, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Senin (7/10/2019).

Menurut Ramdani, di wilayah Kota Depok ada 15 jalan perlintasan Kereta Commuter Line di Kota Depok. “Data 15 pintu perlintasan liar tersebut kebanyakan berada di perkampungan wilayah Kota Depok yang sama sekali tidak terjaga petugas PT KAI,” terangnya.

Dia menambahkan, melihat kondisi perjalanan Kereta Commuter Line yang semakin banyak yang mencapai sekitar lima menit sekali tentunya sangat rawan kecelakaan. “Kami akan segera sosialisaikan untuk menutup semua perlintasan liar tersebut,” tuturnya.

Kepala Dishub Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, usulan mengevalusi keberadaan pintu perlintasan liar setelah melihat banyaknya kejadian kecelakaan yang kerap jatuh korban jiwa dari masyarakat. Namun semua itu merupakan kebijakan pemerintah pusat khususnya PT KAI Daops 1.

“Penutupan pintu perlintasan liar semua kewenangan kementerian perhubungan khususnya PT KAI Daops 1. Kami akan membantu secara bertahap memberikan pemahaman serta sosialisasi ke pengurus RT/RW serta tokoh warga sekitar agar diketahui masyarakat setempat saat dilakukan penutupan,” jelasnya.

Menurut Dadang, harus ada alternatif lain jika pintu perlintasan liar ditutup agar masyarakat tidak terlalu jauh atau keberatan jika perlitasan liar ditutup. “Tidak tertutup kemungkinan pintu perlintasan tetap ada tapi harus dijaga petugas setiap hari karena jadwal perjalanan Kereta Commuter Line Jakarta-Bogor semakin padat saja atau sekitar lima menit sekali baik dari arah Jakarta maupun Bogor,” pungkasnya. (Gilang)

23 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY