Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI Juara Cyber Jawara 2019

0
314

www.depoktren.com–Tim Zen dari Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI menjadi juara setelah mengalahkan 14 tim finalis lain di kompetisi hacking Cyber Jawara 2019 yang digelar di The Margo Hotel Depok, Rabu (16/10). Tim Zen memperoleh hadiah uang sebesar Rp 25 juta rupiah dan berhak mewakili Indonesia di kompetisi hacking level Asia Tenggara Cyber Sea Games di Bangkok, Thailand.

Tim Zen merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI Angkatan 2017 yang terdiri dari Febriananda Wida Pramudita dan Raihan Ramadistra dan Steven Kusuman.

Gelar juara kedua diraih Tim R.O.P dari dua mahasiswa Amikom dan satu mahasiswa Universitas Diponegoro dengan memperoleh uang Rp 15juta dan juara ketiga direbut tim CUM Reborn dari mahasiswa ITB dengan membawa pulang hadiah Rp 10 juta.

Pada tahap final ini bertanding 15 tim (45 talenta muda). Peserta telah lolos babak penyisihan online yang dilaksanakan dengan format Capture the Flag (CTF) dengan tipe Jeopardy secara online. Pada CTF Jeopardy, peserta akan dihadapkan dengan sejumlah skenario keamanan dan mencari data khusus (Flag) yang bisa didapat dengan mengeksploitasi celah dari sistem atau mencari informasi penting yang terkait dengan keamanan dari data yang disiapkan.

“Cyber Jawara adalah sarana mengasah kemampuan hacker lokal, sarana mengalihkan perhatian terhadap tindakan ilegal,” ujar Bisyron Wahyudi, salah seorang praktisi keamanan siber nasional yang tergabung dalam komite Cyber Jawara dalam siaran pers yang diterima depoktren, Kamis (17/10/2019).

Selain itu, lanjut Bisyron, Cyber Jawara juga dijadikan ajang rekrutmen SDM muda dengan kemampuan yang bagus, rekrutmen wakil nasional untuk kejuaraan internasional dan dunia. “Juga sebagai ajang promosi kegiatan peningkatan kesadaran keamanan siber dalam bentuk kompetisi dan sarana promosi kegiatan cyber security nasional ke Luar Negeri,” terang Bisyron.

Menurut Bisyron, para peserta yang menjadi juara selama ini dikirim mewakili Indonesia dalam kejuaran Cyber Sea Games (level Asia Tenggara) dan kemudian berpeluang juga mengikuti kejuaraan internasional hacking dunia di Tokyo (Japan Seccon) dan kejuaraan dunia hacking di Las Vegas Amerika Serikat (CTF Defcon).

Juara Cyber Jawara selama dua tahun berturut turut yaitu pada 2016 dan 2017 berhasil menjadi juara kompetisi hacking Cyber Sea Games dan menyabet peringkat delapan di kompetisi level dunia Japan Seccon.

Ketua IDSIRTI-BSSN, Rudi Lumanto menambahkan, sebenarnya Indonesia masih kekurangan banyak SDM bidang keamanan siber, masih kekurangan sarana sosiliasasi kesadaran keamanan siber di level under ground dan para hacker muda.

“Cyber Jawara diharapkan bisa turut menjawab kebutuhan tersebut dan turut serta berkontribusi dalam membangun keamanan siber nasional,” tutur Rudi.

Cyber Jawara adalah kompetisi hacking-Capture The Flag (CTF) yang diselenggarakan secara nasional sejak 2012 bersamaan kegiatan NISD (National Internet Security Days) Kementrian Kominfo. Tahun ini kompetisi Cyber Jawara menjadi kompetisi yang ke-delapan yang digelar secara nasional dan sejak awal kompetisi telah diikuti 288 tim dari seluruh Indonesia.

Cyber Jawara kali ini diselenggarakan oleh komite cyber jawara dan didukung komunitas siber Indonesia seperti tim FTII, ID-NSA, NCSD dan APJII. (Fit/Rus)

 314 total views

LEAVE A REPLY