Selama Oktober 2019, Polresta Depok Ungkap 17 Kasus Curas dan 29 Kasus Narkoba

0
19

www.depoktren.com–Selama Oktober 2019, aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Depok berhasil mengungkapkan 17 kasus kejahatan dengan 25 tersangka kasus pencurian dan pembunuhan.

“Selama sebulan, jajaran Satreskrim Polresta Depok berhasil meringkus 25 tersangka kasus pencurian dan pembunuhan. Pelaku yang ditangkap merupakan hasil dari pengungkapan 17 kasus pencurian dan pembunuhan,” ujar Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah di Mapolresta Depok, Selasa (5/11/2019).

Azis mengungkapkan, kasus yang dominan adalah kejahatan konvensional yaitu pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, pencurian pemberatan , pembunuhan, dan begal. “Dari 25 tersangka yang berhasil diamankan empat di antaranya ternyata residivis kasus curanmor dan rumsong,” terangnya.

Terungkapnya kasus kejahatan konvensional ini, merupakan salah satu upaya anggota untuk menjawab keresahan masyarakat. “Kami akui memang ada peningkatan kejadian kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor) dalam beberapa bulan ini, tapi kami tetap berupaya mengerahkan anggota dalam penegakan hukum secara itensif dan berhasil menangkap 25 tersangka tersebut,” tutur Azis.

Menurut Azis, Uluntuk menciptakan situasi kamtibmas aman di wilayah Kota Depok, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri, namun butuh kerjasama dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga memelihara Kamtibmas di Kota Depok. “Tentunya perlu dukungan utama dari masyarakat,” ucapnya.

Untuk kasus narkoba, selama sebulan, jajaran Satresnarkoba Polresta Depok menangkap 33 tersangka pengedar narkoba dengan jumlah barang bukti puluhan gram sabu dan ratusan gram ganja. “Jajaran Satnarkoba Polresta Depok membongkar penyalahgunaan narkoba sebanyak 29 kasus dengan jumlah tersangka 33 orang dengan usia kisaran 24 tahun hingga 35 tahun,” jelas Azis.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari semua tangan tersangka untuk narkoba jenis sabu seberat 20,98 gram dengan nilai materil Rp 30 juta, ganja seberat 680,59 gram nilai materil Rp 2 juta. “Tersangka yang kami tangkap rata-rata pengguna, ada juga pengedar dan kedapatan menyimpan pada dirinya sendiri,” terang Azis.

Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Indra Tarigan menambahkan urutan daerah lokasi penangkapan para tersangka paling banyak di daerah Sawangan, lalu Pancoran Mas, Beji, Bojonggede, Cimanggis, Sukmajaya, dan Jagakarsa Jakarta Selatan.

“Berdasarkan pengakuan para pelaku, mayoritas menggunakan bahkan menjual narkoba untuk kebutuhan hidup. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan para pelaku dikenakan Pasal 112 – 114 KUHP UU No.35 Tahun 2009 tentang peredaran narkoba dengan ancaman pidana diatas tujuh tahun penjara,” tegas Indra. (Papi Ipul)

19 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY