Jelang Pembukaan Tes CPNS Pemohon SKCK di Kota Depok Membludak

0
11

www.depoktren.com–Jelang pembukaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Depok yang rencananya dimulai pada Senin (11/11/2019), ratusan calon pelamar terus memadati ruang pelayanan Polres Metro Depok, guna membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

SKCK merupakan salah satu syarat yang harus disiapkan para pelamar yang ingin mendaftarkan tes CPNS.

Ratusan orang yang didominasi kaum muda tampak memadati ruangan pelayanan pembuatan SKCK..Bahkan di dalam ruangan yang cukup luas itu, para pemohon SKCK tampak mengantre mengular hingga ke luar gedung pelayanan. Puluhan orang juga menunggu giliran di luar untuk menyerahkan berkas mereka ke dalam gedung saking padatnya situasi di sana.

Kaurmintu Sat Intelkam Polrestro Depok, Ipda Sally Muskitta mengatakan, membludaknya pemohon SKCK sudah dimulai sejak satu minggu belakangan. Dia mengakui lonjakan pemohon SKCK disebabkan adanya pembukaan tes CPNS..“Setiap ada pembukaan tes CPNS memang pasti ada peningkatan,” kata Sally.

Dia mengungkapkan, semenjak Senin, pihaknya bisa melayani permohonan SKCK 200 hingga 300 pemohon setiap harinya. Padahal, jika hari biasa mereka paling banyak melayani 100 orang pemohon saja.

“Peningkatakan pemohon mencapai 50 persen. Ini belum seberapa. Nanti saat pembukaan biasanya pemohon SKCK lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sally menjelaskan, jika pada awal pembukaan tes CPNS nanti terjadi lonjakan pemohon yang lebih besar lagi, pihaknya berencana untuk memberikan toleransi waktu dalam melayani pemohon.

“Biasanya kita buka sampai jam dua siang, tapi kalau nanti membludak kami akan berikan kelonggaran waktu. Tapi belum tahu berapa lama, lihat nanti,” tutur dia.

Setiap tahun pasti ada momen lonjakan pemohon SKCK terutama pada saat tes CPNS seperti saat ini. “Biasanya pemohon akan membludak seperti tes CPNS atau pendaftaran TNI Polri,” jelasnya.

Meski demikian, dia berharap pada pembukaan pendaftaran CPNS nanti pemohon tidak sampai membludak karena kapasitas ruangan pelayanan di sana belum begitu memadai untuk menampung lonjakan pemohon SKCK. “Mudah–mudahan gak sampai membludak juga sih, kan udah pada buat SKCK diawal sebelum mulai pendaftaran tesnya,” harap Sally. (Papi Ipul)

11 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY