Ironis, Depok Raih Kota Sehat, Faktanya Puluhan Siswa SMPN 20 Terserang Hepatitis A

0
1202

www.depoktren.com–Sungguh ironis, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerima penghargaan tertinggi Kota Sehat 2019, Swasti Saba Wistara dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sementara puluhan siswa SMPN 20 Depok terserang penyakit Hepatitis A. Patut dipertanyakan penghargaan Kota Sehat tersebut, padahal secara kasat mata Kota Depok tak layak menyandang predikat Kota Sehat.

Faktanya dalam bulan Nopember 2019, ada dua berita yang menggambarkan Kota Depok tidak aman bagi kesehatan yakni berita puluhan pelajar SMPN 20 terserang penyakit Hepatitis A dan Hasil penelitian Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) yang menemukan banyaknya jajanan anak sekolah mengandung bakteri.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 20 Depok, Komar Suparman membenarkan, ada 40 pelajar dan tiga guru diduga terserang virus Hepatitis A di SMPN 20 Depok yang berada di Kelurahan Rangkapan Jaya Lama, Kecamatan Pancoran Mas. Hingga kini belum diketahui secara pasti, penyebab kemunculan penyakit tersebut. “Ya, ada 40 siswa yang terjangkit penyakit Hepatitis A,” ucap Komar, Rabu (20/11/2019).

Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Depok melakukan studi kelompok terhadap jajanan sekolah yang mengandung bakteri dengan penelitian ke sejumlah pedagang jajanan anak sekolah di Kota Depok sepanjang Oktober 2019.

“Kami menemukan bakteri coliform sebanyak 64 persen dan bakteri E.coli sebanyak 11 persen di sejumlah SD di wilayah Kecamatan Beji, Kota Depok,” ungkap Ketua Tim Pegmas FKM UI, drg Ririn Arminsih di FKM UI Depok, Selasa (12/11/2019) lalu.

“Kota Depok Nggak pantas menerima penghargaan Kota Sehat, faktanya banyak kalau Kota Depok tidak aman untuk kesehatan. Kami jadi curiga, indikator apa yang membuat Kota Depok mendapat penghargaan tersebut. Warga tidak butuh penghargaan yang butuh faktanya yang menjamin kota sehat dan nyaman,” ujar Yudi, warga Pancoran Mas.

Yudi geram melihat Wali Kota Depok, Mohammad Idris beserta istri Elly Farida bergembira berkeliling Kota Depok memamerkan piagam pengahargaan Kota Sehat sementara puluhan pelajar SMPN 20 Depok terbaring sakit. “Wali Kota Depok dan istri tidak ada sama sekali rasa empati dan begitu bangga dengan penghargaan yang nggak penting tersebut. Boro-boro mau nengok korban siswa terserang Hepatitis A, ngucapin rasa prihatin saja nggak,” tuturnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida melakukan pawai penyambutan Piala Swasti Saba Wistara Kota Sehat Tahun 2019 di sepanjang Jalan Juanda dan Jalan Margonda, Kota Depok, Selasa (19/11/2019).

Kota Depok mendapat Swasti Saba Wistara bersama dengan 88 kabupaten/kota lain se-Indonesia. Pemkot Depok bersama Forum Kota Depok Sehat (FKDS) berhasil memenuhi standar Kota Sehat 2019 yang mengacu pada tujuh tatanan. Tatanan itu adalah kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, dan kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi.

Ada pula tatanan kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

“Kami, warga Kota Depok meminta pihak Kemenkes dan Kemendagri untuk mencabut penghargaan Kota Sehat. Ngga benar itu, buktinya banyak sampah dimana-mana, kawasan umum, seperti terminal dan stasiun kumuh, kali dan saluran air banyak sampah. Dua bukti utama yang masih hangat puluhan siswa SMPN 20 terserang penyakit Hepatitis A dan hasil penelitian FKM UI ditemukan banyak bakteri di jajanan anak-anak sekolah,” pungkas Ketua Satgas Pemantau Perijinan dan Pembangunan Depok (SP3D), Ichan Harahap.

Para orang tua murid SMPN 20 Depok juga geram dengan tidak ada perhatiannya Pemkot Depok atas musibah wabah virus Hepatitis A di SMPN 20 Depok. “Kemana dan mana perhatian Pemkot Depok,” tegas orang tua murid dihadapan Sekda Kota Depok, Hardiono saat meninjau SMPN 20 Kota Depok, Selasa (19/11/2019). (Jon Domba/Rus)

 1,205 total views

LEAVE A REPLY