Dinkes Depok Tak akan Keluarkan KLB Terkait Wabah Hepatitis A di SMPN 20

0
245

www.depoktren.com–Dugaan wabah penyakit Hepatitis A yang menyerang puluhan pelajar SMPN 20 Depok yang berlamat di Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menegaskan tidak perlu dikeluarkan peringatan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita mengatakan apa yang dialami oleh sejumlah siswa SMPN 20 merupakan sebuah Kejadian Luar Biasa (KLB) Parsial atau hanya sebatas lingkungan sekolah. “Jadi tidak perlu dikeluarkan peringatan KLB karena masih bisa kita atasi dan cegah penyebaran penyakitnya,” ujar Novarita di Balai Kota Depok, Jumat (22/11/2019).

Novarita menampik jika siswa yang terjangkit Hepatitis A mencapai 100 siswa. “Yang tidak masuk kan belum tentu positif Hepatitis A kan, bisa jadi ada alasan lainnya, mungkin nggak masuk sekolah karena takut tertular atau alasan lain. Berdasarkan laporan yang terjangkit Hepatitis A itu 40 siswa dan tiga guru,” terang Nova.

Menurut Novarita, pihaknya sudah mengambil tindakan medis dan mengambil 70 sample darah siswa untuk di diagnosa atau uji laboratorium. “Kami juga sudah mengambil sample makanan dan minuman jajanan kantin sekolah serta sample air sumur untuk di uji laboratorium. Hasil akan diketahui 14 hari. Hal itu untuk mengetahui apakah benar para siswa terjangkit Hepatitis A. Jadi kita tunggu saja hasil uji laboratoriumnya,” jelasnya.

Dinkes Kota Depok telah menerjunkan petugas kesehatan yang terdiri tenaga perawat dan dokter ke sekolah. Selain itu juga diterjunkan petugas kesehatan, perawat dan dokter dari dua puskesmas yakni Puskemas Rangakpan Jaya dan Puskesmas Pancoran Mas. “Mereka juga melakukan penyuluhan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).serta memantau dan mengawasi kesehatan para pelajar yang masih bersekolah,” terang Novarita.

Dia mengutarakan, Tim Dinkes.Kota Depok juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan tubuh siswa, dan dugaan sementara para siswa diduga terserang penyakit Hepatitis A. “Ini terlihat dari kondisi fisik siswa yang diperiksa, mereka lemas, mual, sering muntah, pada bagian dada sakit. Biasanya, penyebab penyakit ini dikarenakan minimnya kebersihan, jadi kalau mau makan harus cuci tangan terebih dahulu menggunakan sabun, ini harus terus diingatkan,” tegasnya.

Kepala SMPN 20 Depok, Komar Suparman mengatakan, wabah penyakit Hepatitis A yang menyerang para siswa dan guru mulai muncul pada, Rabu (13/11) dan saat itu baru beberapa siswa saja yang terjangkit. Namun setelah di cek bahkan tiga orang guru juga ikut tertular.

“Ya benar, saat ini sudah tercatat ada 40 siswa dan tiga guru yang terkena penyakit Hepatitis A. Mereka semua di rawat dibeberapa rumah sakit, tapi ada juga yang sudah sembuh. Kami belum tahu penyebabnya apa, kata pihak Dinkes Kota Depok menunggu uji laboratorium,” ungkapnya.

Komar mengutarakan, sejak terjadinya kasus dugaan adanya penularan virus Hapatitis A, hingga saat ini, berdasarkan laporan sebanyak 100 siswa masih absen tidak masuk sekolah. “Alasan nggak masuk sekolah beragam, tapi umumnya takut tertular dan sebagian memang masih sakit,” terangnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono mengatakan, pihaknya telah memantau langsung situasi dan lingkungan SMPN 20 pada Selasa (19/11). “Namun saya belum megetahui secara pasti apakah para pelajar terjangkit Hepatitis A, karena masih menunggu hasil uji laboratorium,” terang dia.

Hardiono belum bisa menyimpulkan apakah itu kejadian ini termasuk KLB atau bukan. “Kalau KLB, itu bisa dievaluasi oleh Dinkes Kota Depok, kemudian dibuat tulisan atau analisa. Nanti analisa tersebut diserahkan ke Wali Kota Depok, nanti Wali Kota Depok yang memberikan Surat Keputusan (SK) bahwa kasus tersebut sebagai KLB,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menegaskan bahwa sudah memerintahkan Dinkes Kota Depok untuk secepatnya mengatasi kasus penularan Hepatitis A di SMPN 20. “Wabah Hepatitis A ini harus segera ditindaklanjuti dan segera diatasi, sehingga wabahnya tidak tambah menyebar luas. Jadi, jangan dianggap enteng,” ucapnya. (Wahyu Gondrong)

 245 total views

LEAVE A REPLY