Kemenkes Tegaskan Seharusnya Pemkot Depok Tetapkan KLB Hepaptitis A

0
196

www.depoktren.com–Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Wiendra Waworuntu mengatakan, cara penularan kasus Hepatitis A di Depok, penting untuk ditelusuri.

“cara penularan penting untuk ditelusuri, yang paling penting bagaimana caranya sumber penularan itu (Hepatitis A) bisa berhenti. Itu yang dilakukan upaya-upaya bersama dengan Dinkes Kota Depok,” kata Wiendra seperti dalam keterangan tertulis yang diterima depoktren.com, Sabtu (23/11/2019).

Menurut Wiendra, secara berjenjang, basis kesehatan berada di wilayah. Ia menambahkan, Dinkes Kota Depok sebenarnya sudah melakukan upaya seperti membuat posko kesehatan dan setiap hari melaporkan.

Kendati demikian, ia menegaskan tak masalah menetapkan status Hepatitis A. “Kalau kita melihat itu seharusnya sudah membuatkan penetapan KLB. Ngga ada ruginya kok, justru dapat fokus mengatasi persoalan. Di dalam penetapan KLB ini kalau dia (pemimpin daerah) sudah menetapkan (KLB) maka, leading sector ada di pemerintah daerah, tapi kami pun sudah berkoordinasi bersama-sama mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Wiendra menambahkan, yang pertama dilakukan adalah mencari kasus. Seperti diketahui penularan Hepatitis A bermula dari seorang karyawan di SMPN 20 Depok.

“Selanjutnya upaya yang dilakukan Dinkes Kota Depok sudah sesuai dengan SOP, misalnya yang positif hepatitis A diobati sesuai dengan tata laksana, penjajakan makanan juga diperiksa. Orang yang pertama (terjangkit Hepatitis A) itu harus dicari untuk menentukan apa sebenarnya sumber penularan,” jelas dia.

Wiendra menegaskan, masalah Hepatitis A tidak bisa selesai dengan cepat karena masa penularannya 28-30 hari. Namun, untuk sementara Kemenkes dengan Dinkes Depok terus melakukan upaya-upaya untuk menurunkan angka kasus Hepatitis A.

“Upaya tersebut dilakukan di antaranya dengan mendirikan posko kesehatan, memeriksa kualitas makanan yang ada, dan sanitasi,” pungkasnya. (Siska Thresia)

 196 total views

LEAVE A REPLY