Wabah Hepatitis A, Wali Kota Depok Prihatin dan Ajak Terapkan PHBS

0
195

www.depoktren.com–Wali Kota Depok, Mohammad Idris prihatin dengan adanya dugaan wabah Hepatitis A dan mengajak masyarakat khususnya satuan pendidikan atau sekolah-sekolah untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal itu sebagai respon adanya puluhan pelajar yang terkena penyakit Hepatitis A di SMP Negeri 20 Depok.

“Dengan pola hidup bersih dan sehat, dapat menjaga kesehatan dan meminimalisir terjadinya penyakit yang berasal dari kuman atau bakteri,” ujar Idris di Balai Kota Depok, Sabtu (23/11/2019).

Dia mengatakan, upaya PHBS dengan membudayakan mencuci tangan dengan sabun, bukan hanya saat ingin keluar dari rumah. Namun juga ketika sebelum dan sesudah makan. “Semua ini sudah kami sosialisasikan sebelumnya. Memang terkait praktiknya yang masih terus kami dorong kepada masyarakat maupun lingkungan sekolah agar konsisten terapkan PHBS,” tuturnya.

Menurut Idris, kampanye mencuci tangan dengan sabun tersebut harus menjadi kebiasaan semua orang, tak hanya usia anak kecil atau siswa. “Maka dari itu, sekolah-sekolah diimbau agar menyediakan tempat untuk cuci tangan seperti wastafel maupun kran yang sudah dipasang ke sumber air bersih,” terangnya.

Dia menambahkan, tak hanya mencuci tangan, kualitas jajanan anak juga harus menjadi perhatian sekolah. Dikatakan Mohammad Idris, meskipun secara struktur pemerintahan, pengawasan terhadap makanan ada di provinsi, namun bukan berarti pihaknya tidak perhatian terhadap hal itu.

“Syukur-syukur setiap sekolah sudah ada kantin yang makanannya sudah melalui proses seleksi oleh sekolah dan komite, sehingga berhak dan layak untuk bisa dijajakan pada anak-anak kita,” jelas Idris.

Diutarakan Idris, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mempelajari faktor penyebab puluhan pelajar SMPN 20 Depok yang terkena Hepatitis A, sehingga ke depan dapat mencegah terjadinya kasus serupa. Selama ini, berbagai upaya pencegahan (preventif) sudah dilakukan Pemkot Depok, salah satunya dengan mengadakan sosialisasi penyakit Hepatitis A kepada masyarakat.

“Secara standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memang belum sampai kepada Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena masih terlokalisasi di SMPN 20 Depok. Mudah-mudahan tidak menyebar ke sekolah lain dan daerah lain khususnya wilayah tetangga,” harapnya.

Idris menegaskan, dari kasus Hepatitis A ini, sebanyak tiga orang dirawat di rumah sakit, sisanya melakukan rawat jalan. “Kami juga sudah melakukan upaya penyembuhan (kuratif) seperti melakukan terapi bagi orang yang sudah positif terkena Hepatitis A,” tegasnya.

Pihaknya, lanjut Idris, juga berterima kasih kepada Menteri Kesehatan (Menkes)Terawan Agus Putranto yang sudah menurunkan tim untuk melakukan observasi. “Kami sudah berkolaborasi dan melaporkan kejadian wabah Hepatitis A ke Kemenkes RI. Insya Allah, mereka akan menurunkan timnya untuk melakukan observasi. Namun, kami tetap akan melakukan berbagai upaya pencegahan untuk menekan penyakit Hepatitis A,” pungkasnya. (Wahyu Gondrong)

 194 total views

LEAVE A REPLY