Ricuh, 1 Orang Pingsan Saat Sidang Gugatan Perdata First Travel Ditunda

0
165

www.depoktren.com–Ditunda sidang putusan gugatan perdata aset korban penipuan umrah First Travel di Pengadilan Negeri (PN)Kota Depok, Senin (25/11). Sidang ditunda hingga 2 Desember 2019 mendatang.

Sidang yang berlangsung hanya lima menit, dipimpin Majelis Hakim yang Ramond Wahyudi, SH berlangsung ricuh, satu orang ibu jatuh pingsan. “Ditunda karena kami belum selesai melakukan musyawarah,” kata Ramond usai sidang di PN Depok, Senin (25/11/2019).

Eni Rifqiah, koordinator jamaah mengatakan pihaknya telah menunggu lama vonis perdata kasus tersebut. Namun, hanya dalam waktu lima menit hakim menyatakan ditunda.

“Kami semua tentu kecewa, bisa dibayangkan katanya mau musyawarah tapi kenapa di tunda. Bayangkan, kami sudah mengikuti sidang ini sejak 4 Maret 2019 lalu atau kurang lebih tujuh bulan lamanya,” terang Eni.

Dia menambahkan, selama ini, pihaknya telah melewati masa sulit mulai dari sidang pidana hingga mengajukan gugatan perdata. Seluruh mekanisme hukum ditempuh demi mendapatkan hak ribuan korban penipuan umrah First Travel.

“Saya mewakili 3.207 jamaah, dengan total kerugian kurang lebih Rp 49 Miliar. Kami, disini tanpa kuasa hukum sepeninggal kuasa hukum kami yang berjuang bersama meninggal dunia beberapa waktu lalu. Jadi, kami memperjuangkan kelompok kami,” ungkap Eni.

Penundaan tersebut, menyebabkan puluhan jamaah yang hadir kecewa dan berteriak meminta keadilan. “Saya datang dari Palembang ke Depok. Saya kecewa sidang ditunda,” terang Zulherial (60). (Wahyu Gondrong)

 165 total views

LEAVE A REPLY