Ketua Komisi A DPRD Depok Bantah Kenaikan Insentif Ketua RT, RW dan LPM itu Ide Wali Kota

0
469

www.depoktren.com–Wali Kota Depok, Mohammad Idris menaikkan dana insentif untuk para ketua RT, RW dan LPM se Kota Depok pada tahun ini. Besarannya pun beragam dan disesuaikan dengan jabatan di lingkungan masyarakat.

“Peningkatan insentif RT, RW dan LPM ini memang sudah didokumenkan dalam RPJMD, namun itu sangat bergantung pada APBD yang dibagi-bagi perbidang, khususnya bidang-bidang yang diprosentasekan di peraturan pemerintah seperti pendidikan, kesehatan, itu sudah wajib. Selain itu dilihat juga dari PAD Depok, Alhamdulillah PAD setiap tahunnya meningkat,” ujar Idris, Kamis (5/12/2019).

Pernyataan itu dikatakan Idris seusai menyerahkan secara simbolis dana insentif bagi ketua RT, RW dan LPM di Kecamatan Bojongsari.

Sebagai gambaran, di tahun 2018 silam insentif ketua RT hanya sebesar Rp 1 juta 800 ribu dan ditahun ini meningkat Rp 1 juta 920 ribu. Sementara insentif Ketua RW pada tahun lalu Rp 2 juta 280 ribu dan di tahun ini naik Rp 2 juta 400 ribu. Untuk ketua LPM juga mengalami kenaikan dari tahun lalu hanya Rp 2 juta 760 ribu menjadi Rp 2 juta 880 ribu di tahun ini.

Ketua Komis A DPRD Kota Depok, Hamzah membantah kalau kenaikan dana insentif untuk para ketua RT, RW dan LPM merupakan ide Wali Kota Depok, Mohammad Idris. “Saya mau caunter berita ini, jangan seolah-olah itu ide Wali Kota Depok,” kata Hamzah ke depoktren, Jumat (6/12/2019).

Menurut Hamzah, itu ide Komisi A DPRD Kota Depok sejak 2017. Komisi A buat Perda Inisiatif Raperda Lembaga Kemitraan Kelurahan ( dimana mitra Kelurahan adalah RT, RW, LPM, PKK, Karang Taruna).

“Di dalam paparan Komisi A, bahwa RT dan RW adalah ujung tombak pemerintahan dengan memiliki tanggung jawab yang besar, sudah selayaknya RT dan RT mendapatkan intensif yang lebih dan dipikirkan setiap bulan intensifnya, bukan pertahun,” jelas Hamzah.

Sekjen Partai Gerindra ini menegaskan, bahwa kenaikan intensif RT RW sudah tercantum di Raperda LKK sebagai Perda Inisiatif Komisi A. “Bukan ide Wali Kota Depok,” tegasnya. (Papi Ipul/Rus)

 469 total views

LEAVE A REPLY