Peringatan Hari Korupsi Tapi Kasus Korupsi Jalan Nangka Masih Mandek

0
124

www.depoktren.com–Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Yudi Priyadi tidak mau berkomentar perihal kelanjutan kasus dugaan korupsi Jalan Nangka dengan tersangka mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi dan mantan Sekda Harry Prihanto.

“Untuk kasus Pak Nur, kami no comment, karena masuk tahun politik,” kata Yudi Priyadi, Senin (9/12/2019).

Dia menambahkan saat ini pihaknya melakukan penyelidikan atas kasus dugaan korupsi di Kota Depok. Dia mengaku baru menangani satu kasus korupsi. Hingga kini, proses hukumnya masih berjalan.

“Baru satu kasus yang saya tangani, sekarang masih proses penyelidikan sesuai dengan instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2016. Kasusnya nanti akan kami buka jadi diharapkan sabar saja,” terang Yudi.

Menurut Yudi, perimgatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) jajaran kantor Kejaksaan Negeri Depok mengajak kalangan generasi milenial menjadi pelopor pemberantasan korupsi di Indonesia mulai dari diri sendiri, dirumah, sekolah, tempat bermain dan lainnya.

“Sekitar 500 stiker ‘Generasi Milenial Anti Korupsi’ diberikan ke masyarakat yang membawa kendaraan di pertigaan lampu merah Jalan Raya Margonda dan Jalan Raya Tole Iskandar dalam kegiatan HAKI tanggal 9 Desember 2019,” tuturnya.

Stiker bertuliskan ‘Generasi Milenial Anti Korupsi’ yang ditempel di sepeda motor, kaca mobil dan dibagikan ke warga yang mengendarai sepeda motor, penumpang angkutan kota dan pengendara mobil.

“Kegiatan ini untuk mengingatkan masyarakat luas khususnya kalangan generasi milenial akan pentingnya mencegah, membrantas dan memerangi korupsi,” jelas Yudi.

Dia berharap kegiatan itu tidak hanya tergantung kepada pegawai atau pejabat pemerintahan saja tapi seluruh lapisan masyarakat khususnya generasi milenial sangat berperan penting sebagai penerus bangsa di masa depan.

“Kehadiran dan keradaan Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) tentunya menjadi salah satu morivasi untuk meningkatkan kinerja di jajaran Kejaksaan Depok,” harapnya.

Kegiatan tersebut merupakan wujud integritas para pemangku hukum untuk menanamkan anti korupsi kepada generasi muda.

“Kami berikan pemahaman, mulai dari hal yang sederhana (mengenai anti korupsi) seperti tidak mencontek, hidup jujur, tidak membebani orang tua, bergaya hidup sederhana,” tegas Yudi.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan generasi milenial harus menjadi ujung tombak. “Saya berharap dan yakin kalau generasi milenial dapat menjadi pelopor dalam memerangi kejahatan korupsi yang dimulai dari diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungan sekitar untuk Indonesia yang lebih baik lagi dimasa mendatang,” harapnya.(Wahyu Gondrong)

 124 total views

LEAVE A REPLY