Presiden Jokowi Kritik KPK Agar Bekerja Terarah dan Sistematis

0
113

www.depoktren.com–Staf khusus (Stafsus) presiden bidang hukum Dini Purwono menyampakan kritikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap lembaga KPK yang bekerja secara sporadis. Kritikan tersebut merupakan pesan positif dari presiden kepada KPK agar bekerja lebih terarah dan sistematis.

“Ini adalah suatu pesan positif dari Presiden Jokowi kepada KPK. Presiden Jokowi hanya ingin mengajak KPK untuk bekerja dengan lebih terarah dan sistematis,” ujar Dini melalui pesan tertulis yang diterima depoktren.com, Kamis (12/12/2019).

Menurut Dini, upaya pemberantasan korupsi secara efektif tidak hanya terfokus pada upaya penindakan, tetapi juga upaya pencegahan. Karena itu, lanjutnya, setiap upaya penindakan harus dijadikan sebagai bahan evaluasi dan diikuti dengan perbaikan sistem sehingga pelanggaran serupa tak terjadi kembali.

“Jadi pendekatan yang diambil harus menyeluruh, baik dari sisi preventif maupun korektif. Termasuk juga dengan menggarap secara serius kurikulum pendidikan anti korupsi di seluruh sekolah di Indonesia,” tuturnya.

Kurikulum pendidikan antikorupsi ini dapat dilakukan melalui program-program yang efektif untuk menanamkan semangat anti korupsi, nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan kerja keras sejak usia dini. “Pekerjaan KPK akan menjadi semakin ringan seiring dengan semakin mengakarnya budaya anti korupsi dalam kehidupan rakyat Indonesia,” tambah Dini.

Dini juga menyampaikan perlunya strategi cermat dalam menggarap fokus area. KPK, kata dia, dapat melakukan pembenahan sistem ataupun melakukan analisa terkait mana yang harus digarap terlebih dahulu agar perbaikan sistem efektif dan diketahui sumber permasalahannya.

“Apakah akan mulai dengan membenahi sistem di pemerintahan pusat, pemerintahan daerah, kepolisian, kejaksaan, sistem berusaha, atau apa. Pada intinya Presiden hanya ingin kinerja KPK bisa menjadi lebih efektif dan efisien,” jelas dia. (Siska Thresia)

 113 total views

LEAVE A REPLY