94 Ribu Warga Kota Depok Belum Kantongi E-KTP dan 8.000 Belum Lakukan Perekaman

0
209

www.depoktren.com–Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengungkapkan, hingga November 2019, ada 94 ribu warga Kota Depok yang sudah melakukan perekaman tapi belum dicetak E-KTP dan ada 8.000 yang belum lakukan perekaman E-KTP.

“Ada 94 ribu E-KTP belum dicetak. Itu karena kehabisan blanko. Insya Allah pada Januari 2020, blanko sudah ada yang akan dikirim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kami akan selesaikan mencetak seluruh E-KTP,” ujar Munir di Balai Kota Depok, Sabtu (21/12/2019).

Dia menambahkan, saat ini ke 94 ribu warga Kota Depok yang belum mengantongi E-KTP diberikan surat keterangan (Suket). “Suket itu karena tidak ada blanko. Kalau blanko E-KTP ada maka tidak akan dikeluarkan Suket. Rekam langsung cetak,” terang Munir.

Menurut Munir, penerbitan 94 ribu E-KTP harus secepatnya diselesaikan sebelum memasuki tahapan pelaksanaan Pilkada Depok 2020. “Saat ini sistem penerbitan E-KTP sudah bagus. Jadi, rekam hari ini, beberapa menit kemudian sudah bisa keluar cetakan E-KTP. Jaringannya sudah bagus dan blankonya tersedia,” tuturnya.

Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Henry Mahawan mengimbau seluruh warga Kota Depok yang belum melaukan perekaman E-KTP untuk segera melakukan perekaman. Imbauan tersebut dibuat melalui surat edaran bernomor 824/1713/Disdukcapil/2019, yang diedarkan ke masyarakat melalui kelurahan. “Surat edarannya sudah disebar ke seluruh warga Kota Depok melalui setiap kelurahan,” terangnya.

Dia mengungkapkan, surat edaran tersebut dikeluarkan juga untuk mensukseskan perhelatan Pilkada Depok 2020 serta menjalankan amanah dari Undang-undang nomor 24 tahun 2013 perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2000, tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden nomor 112 tahun 2013 tentang perubahan Keempat atas Peraturan Presiden nomor 26 tahun 2001 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional.

“Jadi kami himbau warga Kota Depok untuk segera melakukan perekaman E-KTP ke kantor kelurahan masing-masing,” himbaunya.

Henry juga mengungkapkan, saat ini masih 8.000 orang yang belum melakukan perekaman E-KTP di Kota Depok. “Semua orang yang sudah cukup umur harus melakukan perekaman E-KTP agar bisa ikut serta dalam Pilkada Kota Depok 2020. Kalau semua sudah melakukan perekaman, tinggal mencetak E-KTPnya saja,” ungkapnya.

Hendry membantah jika pihaknya akan menonaktifkan data kependudukan bagi warga Kota Depok yang belum melakukan perekaman E-KTP hingga 30 Desember 2019, sesuai dengan kalimat penutup surat edaran yang ada di masyarakat. (Papi Ipul)

 209 total views

LEAVE A REPLY