Cegah Kelangkaan, Hiswana Migas Sidak Restoran yang Gunakan Gas Elpiji 3 Kg

0
95

www.depoktren.com–Satgas Hiswana Migas Kota Depok Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Depok melakukan sidak penyalahgunaan gas elpiji ukuran 3 kilogram (Kg) ke sejumlah rumah makan dan restoran di sepanjang Jalan Margonda, Kota Depok.

Dalam sidak tersebut ditemukan lima restoran yang menggunakan tabung gas 3 Kg. “Kami pasang stiker di depan restoran yang berisi keterangan larangan penggunaan tabung gas 3 kilogram,” ujar Ketua Hiswana Migas Kota Depok, M Badri, Sabtu (21/12).

Dia mengingkpakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sejak 2016 sudah mengeluarkan surat edaran terkait larangan penggunaan gas tiga kilogram. “Rumah makan dan restoran hanya boleh menggunakan gas 5,5 Kg dan 12 Kg,” ungkap Badri.

Menurut Badri, gas elpiji 3 Kg dialokasikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha mikro kecil. “Ironisnya masih saja ada restoran yang menggunakan gas 3 Kg. Itu juga salah satu penyebab kelangkaan gas 3 Kg,” tegasnya.

Untuk restoran yang masih menggunakan gas 3 Kg tidak dikenakan sanksi tapi hanya teguran dan mengimbau untuk beralih menggunakan gas 5,5 Kgatau 12 Kg.

“Kami berharap peran aktif agen dalam mendistribusikan gas tepat sasaran juga menjadi langkah penting mengatasi masalah kelangkaan gas 3 Kg,” harap Badri.

Dia menambahkan bersama Pertamina, pihaknya tentu akan berupaya optimal mengembalikan hak masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut. “Kami akan terus mencegah penggunaan gas 3 Kg untuk kalangan mampu,” tegasnya.

Penasehat Hiswana Migas Kota Depok, Athar Susanto mengatakan, pihaknya akan melakukan penambahan gas elpiji 3 Kg untuk kebutuhan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang akan dilakukan secara bertahap, yakni sejak 7 Desember hingga 28 Desember 2019.

“Kami sudah pasok untuk tahap pertama sebanyak 120 tabung gas elpiji 3 Kg. Pada 25 Desember akan ditambah lagi sebanyak 60 ribu,” terangnya.

Kebutuhan gas elpiji 3 Kg di Kota Depok mencapai 54.807 per hari. Agar kebutuhan tetap terpenuhi, seluruh agen dan pangkalan juga akan tetap beroperasi saat Nataru.

“Jumlah agen gas elpiji 3 Kg di Kota Depok ada 29 agen dan 840 pangkalan yang tersebar di 11 kecamatan. Seluruhnya tetap beroperasi saat Nataru,” ungkap Athar.

Lanjut Athar, dengan tambahan pasokan tersebut, pihaknya menjamin stok gas elpiji 3 Kg di Kota Depok cukup hingga tahun baru. “Untuk itu, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan elpiji karena stoknya cukup hingga tahun baru nanti, Termasuk elpiji non subsidi yaitu 5,5 Kgdan 12 Kg,” pungkas dia. (Siska Thresia)

 95 total views

LEAVE A REPLY