Sikapi Pilkada, Nina ‘Warning’ Barisan KOOD

0
468

www.depoktren.com–Dalam waktu dekat masyarakat Depok bakal disuguhkan event politik lima tahunan, yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Barisan KOOD diimbau tidak terjebak dalam pusaran politik praktis, tetap fokus ngurusin seni budaya dan bahasa.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Umum Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), Hj Nina Suzana, saat memperingati Setahun Kebangkitan KOOD di Sekretariat KOOD, Jl Keadilan Raya, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Senin (23/12/2019).

“Saya merasa perlu menyampaikan hal ini agar semua anggota KOOD mengetahui bahwa KOOD punya sikap terkait pilkada, yaitu netral. KOOD kagak ngurusin politik, bodo menan (biarkan aja),” ujar Nina dengan logat bahasa Depoknya yang kental.

Diakui Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok ini, sebagai warga negara, semua anggota KOOD memang memiliki hak politik. Lantaran itu dia mempersilahkan melakukan aksi dukung-mendukung. Tapi dia melarang keras apabila dalam aksi dukungannya membawa-bawa organisasi KOOD.

“Silahkan mendukung si A atau si B, tapi jangan bawa-bawa organisasi, termasuk jangan mengibarkan lambang-lambang atau bendera KOOD. Kalo nanti ikut kampanye, bendera KOOD dikantongin atau disimpen di rumah, yang dikibarkan bendera partai aja,” tandas Nina.

Penyataan tegas Nina didasarkan kepeduliannya terhadap organisasi tersebut. Dia tidak menginginkan sejarah kelam KOOD terulang kembali, saat di tahun 2004 silam organisasi ini tergiring ke pusaran politik praktis yang mengakibatkan KOOD tidak aktif alias ‘mati suri’ selama belasan tahun.

“Pilkada Depok adalah cobaan dan godaan terbesar, apalagi saat ini KOOD lagi seksi-seksinya. Banyak pihak yang pengen dekat dengan KOOD. Oleh karena itu barisan KOOD harus bersatu, harus kuat. InsyaAlloh KOOD akan selalu eksis dan semakin besar,” demikian Nina.

Hal senada disampaikan perwakilan Dewan Pembina KOOD, Sudadih, yang juga selaku Ketua Panitia Raker pertama KOOD.

“Saya setuju KOOD harus netral. Siapapun yang menjadi kandidat di pilkada nanti sebaiknya KOOD tidak berpihak. Silahkan kalo secara pribadi, tapi jangan bawa-bawa KOOD. Organisasi ini harus tetap kokoh meski diterjang badai politik pilkada,” ujar Sekcam Sawangan ini.

Terlebih, lanjut Sudadih, saat ini KOOD telah menjadi organisasi yang diperhitungkan di Depok, terbukti dengan keberhasilan KOOD mendapatkan penghargaan di bidang seni dan budaya dari Pemkot Depok, sebagai Komunitas Terbaik.

Sementara itu Ketua Umum KOOD, H Ahmad Dahlan, lebih menekankan pembenahan internal di kepengurusan KOOD, utamanya membenahi bidang-bidang yang kinerjanya belum maksimal, salah satunya Bidang Keagamaan dan Bidang Pemuda dan Olahraga.

Acara memperingati Setahun Kebangkitan KOOD juga dihadiri Wakil Ketua Umum KOOD Syaiful Hidayat, Lamin, Naiman dan Jamhurobi, Wakil Sekretaris Umum Amiruddin, perwakilan Dewan Sepuh H Sanusi, KH Ahmad Kholadi, perwakilan Dewan Pembina Sudadih dan Burhanudin, Ketua KOOD Tapos Samsudin Aloy, Ketua KOOD Cimanggis H Idin Ibrahim, Sekretaris KOOD Sawangan Herman Firdaus, Ketua Jawara Sabeni Efendi, Ketua Bidang Seni Manisah Boy alias Baba Entong, perwakilan LBH KOOD, serta perwakilan Sanggar KOOD dan Wadon KOOD.(amr)

 468 total views

LEAVE A REPLY