Baznas Kota Depok Gelar Gebyar Pemberdayaan Zakat di Halaman Masjid Balai Kota

0
33

www.depoktren.com–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok, menggelar Gebyar Pemberdayaan Zakat yang dilaksanakan di halaman Masjid Balai Kota Depok, Jumat (27/12). Hadir Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang sekaligus memberikan bantuan Program Pembergayaan Ekonomi ke 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.

“Saya berharap Baznas dapat ekspor zakat ke luar Kota Depok. Insya Allah bukan hal mustahil. Warga Kota Depok sudah tidak ada yang mustahik,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Menurut Idris, Kota Depok dengan 2,3 juta penduduknya memiliki potensi yang cukup besar melaksanakan kewajiban membayar zakat. “Memang potensi, memang muzakkinya banyak juga dari Aparatur Sipil Negara (ASN), yang mungkin memang perlu diperluas,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya berharap segera dibuat zakat produktif tapi melalui mitra pendamping. “Segera dibuat zakat produktif, karena ini untuk memberdayakan masyarakat. Pendampingnya juga harus betul-betul, hati-hati. Kita ingin semua agar bisa bersinergi. Memang di Kota Depok belum ada Perdanya, nanti kalau sudah ada, pemerintah bisa melakukan pemberdayaan lebih terhadap para penerima manfaat. Jangan foya-foya pakai uang zakat. Manfaatkan untuk hal yang diridhoi Allah,” jelas Idris.

Ketua Baznas Kota Depok, Encep Hidayat mengatakan, pihaknya melaksanakan Gebyar Pemberdayaan Zakat untuk lima pilar. Lima pilar tersebut meliputi Depok Sejahtera, Depok Cerdas, Depok Sehat, Depok Peduli, dan Depok Takwa. “Untuk Gebyar Pemberdayaan Zakat akan dilaksanakan pada 27 Desember mendatang,” terangnya.

Menurut Encep, Baznas Kota Depok telah melaksanakan berbagai kegiatan hingga pemberian sosialisasi yakni penyaluran zakat akhir tahun dan kampanye zakat. “Zakat yang didapatkan di melalui ASN Kota Depok mencapai 25 hingga 30 persen dari potensi atau sekitar Rp 250 juta hingga Rp 300 juta dari target Rp1 Milyar perbulan,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, dana yang dihimpun Baznas Kota Depok pada 2017 mencapai 125 juta dan pada 2018 mencapai Rp 2,7 miliar. Dana yang dihimpun akan disalurkan melalui program Depok Cerdas sebanyak 25 persen, Depok Sejahtera atau pemberdayaan ekonomi 45 persen, dan program lainnya sebesar 10 persen. Dana tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat yang tergolong mustahik atau delapan kelompok yang berhak menerima zakat.

“Pada 2019, dana terhimpun Rp 13 miliar. Kami berharap pendapatan penerimaan zakat terus naik untuk membantu perekonomian masyarakat tak mampu,” harap Encep. (Papi Ipul)

33 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY