Debit Air di Kali Ciliwung Turun, Namun Banjir Masih Merendam Perumahan Citayam

0
81

www.depoktren.com–Debit air di Kali Ciliwung semakin menurun, namun masih ada wilayah yang mengalami banjir, seperti di Perumahan Puri Citayam Permai 2 yang air setinggi kurang lebih 30 cm. Banjir tersebut, bukan karena curah hujan yang tinggi namun disebabkan oleh jebolnya tanggul perumahan yang berukuran lima meter.

Sejumlah rumah yang berada persis di depan tanggul tersebut, mengalami kerusakan cukup parah dan kosong ditinggal penghuni.

Yamin salah seorang warga sekitar menjelaskan, peristiwa jebolnya tanggul tersebut menyebabkan sejumlah warga mengungsi hingga saat ini.

“Tanggulnya jebol sejak lima hari lalu, sampai sekarang warga masih banyak yang mengungsi, Senin (6/1/2020).

Masyarakat sekitar, masih mengalami trauma terutama ketika hujan deras mulai mengguyur. Menurut Yamin, meskipun hujan turun tidak terlalu lebat warga pasti akan berlarian menyelamatkan diri ke pengungsian.

Kondisi tanggul juga diakuinya cukup membahayakan, meski warga berusaha menambal bekas jebolan dengan berbagai barang seadanya namun air tetap saja mengalir.

“Ditambal pakai barang-barang seadanya itu kaya karung, kayu. Tapi masih bahaya banget ini kalau air banyak bisa jebol lagi,” terangnya.

Sementara itu Slamet yang juga warga sekitar lokasi kejadian menjelaskan, saat awal kejadian tanggul jebol yaitu 2 Januari 2019 kemarin. Sempat memakan korban jiwa, bernama Bagas Marsdianto (20). Pria tersebut terjatuh dan hanyut terbawa derasnya air luapan tanggul.

“Saat itu suaranya seperti suara ledakan, ternyata tanggul jebol. Selain itu, tebing diatasnya juga longsor. Ketua RT teriak siap – siap, memberikan peringatan. Warga kebanyakan sedang di rumah saat itu,” tandasnya.

Tak hanya membawa lumpur, derasnya air yang mengalir ke pemukiman warga juga membawa material batu dan puing. “Air longsor bawa batu-batu besar, itu yang bikin tembok dan pohon pada hancur,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga sudah mulai kembali ke rumahnya masing – masing untuk membersihkan material yang terbawa air juga sisa lumpur. Kemudian aparat TNI dan dinas terkait berupaya untuk mengantisipasi tanggul jebol yaitu menutupnya dengan kawat. Lokasi kejadian, merupakan perbatasan antara Kota Depok dan Kabuoaten Bogor. (Okta)

 81 total views

LEAVE A REPLY