Bayu Turut Berdukacita atas Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

0
191

www.depoktren.com–Buntut kecelakaan yang menimpa bus pariwisata PO Purnamasari di Jalan Raya Subang pada (18/1/2020) menyebabkan 8 orang meninggal dan sejumlah orang luka-luka.

Meski sudah dikebumikan dan korban luka sudah ada yang pulang, namun masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan Kota Depok. Terlebih lagi, mereka adalah kader Posyandu terbaik yang dimiliki Depok.

Menanggapi hal tersebut, Bayu Adi Permana turut berduka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan bus yang membawa rombongan Kader Posyandu Bojong Pondok Terong, di Subang. “Secara pribadi saya mengucapkan turut berdukacita atas kejadian musibah yang menimpa saudara kita,” ujar Bayu, Selasa (21/1/2020).

Secara pribadi dirinya mendoakan agar para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SW. Serta bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menjalaninya. “Bagi korban yang luka, semoga lekas pulih dan sehat kembali seperti sedia kala. Insya Allah, di balik setiap musibah pasti ada hikmahnya,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Kecelakaan bus terguling itu terjadi pada Sabtu (18/1) pukul 17.15 WIB. Bus bernomor polisi E 7508 W itu oleng di turunan Palasari, dari arah Bandung.
Bus pariwisata tersebut diketahui membawa penumpang dari tempat wisata Tangkuban Perahu untuk pulang ke Depok. Polisi menduga bus tersebut mengalami rem blong.

Sebanyak 30 orang dari 33 orang pasien kader Posyandu, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, yang menjadi korban kecelakaan bus pariwisata di turunan Palasari II, Kecamatan Ciater, Subang, hingga kini terus mendapatkan perawatan intensif di RS Universitas Indonesia (RSUI) Depok.

“Kami masih merawat 30 dari 33 orang warga Depok yang luka ringan dan berat sejak hari Minggu (19/1) dan sampai saat ini masih mendapatkan perawatan intensif, ” kata Manajer Pelayanan Kesehatan Unggulan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Rakhmad Hidayat.

Rincian mereka yang dirawat antara lain enam orang luka ringan, 23 luka sedang dan ringan serta empat orang luka berat. Untuk empat orang yang luka berat sudah menjalani operasi, yakni tiga orang operasi ortopedi dan satu lainnya pemasangan selang di paru-paru. Kondisi ke empat pasien itu kini stabil dan masih terus, diobservasi di ruang PICU. (Aan Humaidi)

 191 total views

LEAVE A REPLY