PT Jasa Marga Gelar Uji Kemampuan CSS, 100 Peserta Berhasil Lulus Memuaskan

0
134

www.depoktren.com–PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menggelar uji kemampuan Customer Service Supervisor (CSS) atau yang dulu dikenal dengan pengumpul tol yang mengikuti proses transformasi skill menjadi skill digital.

Semua peserta berjumlah 100 orang berhasil lulus memuaskan dalam Crash Program Pilot Project Jasa Marga yang diselenggarakan di Auditorium gedung baru Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Universitas Indonesia (UI) Depok, Selasa (21/1/2020).

Crash Program Pilot Project Jasa Marga merupakan program yang dirancang untuk karyawan-karyawan operasional Jasa Marga dengan mengikuti kelas Foundation of Programming_selama kurang lebih satu bulan dari 9 Desember 2019-16 Januari 2020.

“Program ini merupakan inisiatif Jasa Marga untuk meningkatkan kapabilitas karyawan Jasa Marga Group dalam hal programming dan coding..Prioritas karyawan yang mengikuti program ini merupakan para petugas operasional yang pekerjaannya akan terkena disrupsi oleh teknologi di masa depan,” pungkas Corparate Cummunication and Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso.

Direktur Human Capital & Transformasi Alex Denni menjelaskan bahwa Crash Program bertujuan untuk melihat kemampuan CSS untuk mengikuti proses transformasi skill menjadi skill digital. “Hasilnya kita lihat dan kami bangga sekali, 100 orang peserta lulus dengan hasil yang baik. Bahkan lebih dari 70 persen mendapatkan nilai A dan B,” terang Alex.

Dia menambahkan ke depannya Jasa Marga juga sedang menyiapkan pekerjaan-pekerjaan baru untuk menyambut para peserta, termasuk untuk peserta yang memiliki kecepatan belajar yang tinggi akan disiapkan advance program sehingga dapat bekerja di suasana yang lebih menantang dan lebih kompleks.

“Program ini adalah pilot project dan tidak akan berhenti sampai di sini. Kami juga sudah meminta UI untuk bersiap dengan batch-batch, selanjutnya yang jumlahnya lebih banyak. Kami targetkan re-skilling ribuan karyawan Jasa Marga untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0,” jelas Alex. (Siska Thresia)

 134 total views

LEAVE A REPLY