Perokok Dirazia ‘Seperti Penjahat’, Langsung Disidang Tipiring, Ini Melanggar HAM

0
378

www.depoktren.com–Belasan perokok terjaring razia Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan Balai Kota Depok, Kamis (30/1/2020). Puluhan petugas gabungan Satpol PP, Polri dan TNI yang dipimpim langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengiring para perokok ke ruang sidang di ruang Mawar, Kantor Wali Kota Depok.

Tercatat ada 14 orang perokok yang digiring ‘seperti penjahat’ untuk mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) yang digelar di Ruang Teratai, Kantor Wali Kota Depok.

“Ini sudah keterlaluan dan melanggar HAM. Kami diperlakukan ‘seperti penjahat’. Yang dirazia itu koruptor dong, kan banyak tuh pejabat yang koruptor. Perokok menguntungkan negara, koruptor merugikan negara,” ujar seorang wartawan yang terkena razia, Tholib.

Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Eko Julianto, SH tersebut menghadirkan penyidik dari Polrestro Depok dan Satpol PP Depok dengan penuntut umum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

“Saya tidak merokok cuma pegang rokok. Salah saya dimana. Saya tidak tahu merokok itu dilarang, semestinya di siapkan smooking room dong atau ruang terbuka untuk merokok. Ya mestinya ditegur aja,” tutur seorang wartawan lainnya yang terjaring razia, Muryamto.

Penyidik dari Satpol PP Depok, Budi mengatakan para perokok tersebut melanggar Perda KTR No 3 Tahun 2014. “Mereka kami ajukan untuk disidang Tipiring melanggar Perda,” pungkasnya.

Para perokok yang disidang menimal dikenakan denda Rp 1 juta dan ditambah hukan untuk PNS dengan hukuman pembinaan disiplin. (Gilang)

 377 total views

LEAVE A REPLY