Waspadalah, Penderita DBD di Kota Depok Sudah Sentuh 172 Jiwa

0
92

www.depoktren.com–Waspadalah, dengan nyamuk aedes aegepty atau demam berdarah di Kota Depok. Kini, tercatat, sepanjang Januari 2020 sudah ada 172 jiwa warga terkena DBD.

Kepala Bidang Penanggualangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Ummi Zakiya mengatakan, data Januari 2020 menunjukan jumlah penderita DBD 172 kasus. “Ada 172 kasus, dengan 0 kasus meninggal dunia,” ungkap Ummi di Balai Kota Depok, Selasa (4/2/2020).

Dia mengungkapkan, pasien DBD saat ini dirawat di beberapa rumah sakit. Seperti di RS Bhakti Yuda tujuh pasien, Setya Bhakti lima pasien, Hasanah Graha Afiyah 13 pasien, Puri Cinere empat pasien, Melia enam pasien, Sentra Medika delapan pasien, RSUD Depok 62 pasien, Graha Permata Ibu 21 pasien, Permata Depok 29, Tugu Ibu 15 pasien, Tumbuh Kembang Depok satu pasien dan Harapan Depok satu pasien.

Kasus DBD selama empat tahun terakhir yaitu tahun 2016 sebanyak 2.834 kasus tidak ada korban meninggal. Tahun 2017 ada 535 kasus tidak ada meninggal, tahun 2018 sedikitnya 892 kasus satu orang meninggal. Tahun 2019 ada 2.200 kasus meninggal dua orang. “Untuk 2020 sampai 31 januari masih 172 kasus dan tidak ada korban meninggal.

“Kami sudah melakukan penanganan terkait terjangkitnya DBD. Misalnya, mengeluarkan surat edaran himbauan kepada seluruh Perangkat Daerah (PD), kecamatan, kelurahan dan Puskesmas. Ini untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta tiga M plus setiap minggu.Kami juga mengimbau untuk melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB), larvasidasi di masing–masing wilayah dan pelaksanaan foging fokus pada wilayah yang ditemukan kasus DBD,” jelas Ummi.

Kasus DBD, perlu dilakukan dulu pemeriksaan Epidemiologi (EP) sesuai SOP, sehingga bisa memutus mata rantai penularan virus DBD. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan monitoring laporan kasus dari Puskesmas dan Rumah Sakit. Terkait fasilitas layanan kesehatan swasta. “Kami juga menginstruksikan kepada Puskesmas dan Rumah Sakit untuk menangani pasien DBD sesuai kewenangan dan SOP,” terangnya. (Siska Thresia)

 92 total views

LEAVE A REPLY