Kecamatan Sukmajaya Gelar Musrenbang 2020, Ada Ketidakadilan Soal Pembagian Anggaran

0
254

www.depoktren.com–Kecamatan Sukmajaya menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2020 bertempat di Aula Sport Club Pesona Khayangan, Kota Depok, Rabu (5/2/2020).

Hadir dalam acara Musrembang tersebut, Wakil Wali kota Depok Pradi Supriatna, Camat Sukmajaya Tito S, Danramil Cimanggis Kapten Suyono, Kader PKK, dan tokoh agama juga tokoh masyarakat.

Camat Sukmajaya Tito S dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot).Depok telah mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 130 tahun 2018 tentang kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan.

“Masyarakat dapat mengusulkan apa yang menjadi prioritas, terutama bidang infrastruktur diantaranya rumah tak layak huni (RTLH),” ujar Tito .

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengungkapkan bahwa pada pagu anggaran Rp 2.750 miliar yang diberikan kepada masing-masing Kelurahan se- kota Depok, ada rasa ketidakadilan.

“Diakuinya secara jujur, setelah diamati dilingkungan bawah masyarakat dengan pagu anggaran tersebut dirasa tidak ada rasa ketidakadilan,” ungkap Pradi.

Menurut Pradi ketidakadilan tersebut dilihatnya pada masing masing kelurahan dengan jumlah RW berbeda-beda. Untuk Kelurahan Baktijaya ada 25 hingga 29 RW, mendapat pagu anggaran Rp 2.750 miliar, kemudian Kelurahan Mekarjaya dengan jumlah 31 RW mendapatkan anggaran yang sama. Untuk Kelurahan Tirta Jaya hanya ada 10 RW juga mendapat anggaran yang sama.

“Maka saya berharap didalam proses pengajuan programnya harus fleksibel. Fleksibel ini terkait dengan pengajuan, mana yang menjadi skala prioritas mana yang tidak untuk dilingkungan masing masing,” harapnya.

Menurut Pradi, hal ini menjadi sangat penting dan menjadi catatan serius..“Ayu Ting Ting makan opak yang penting kita kompak. Tidak ada persoalan yang tidak kita dapatkan solusinya jika kita mampu membangun komunikasi yang baik,” terangya.

Dirinya berpesan, untuk membiasakan tidak bicara dibelakang, lebih baik kita sampaikan dimuka. harapannya adalah solusi yang bisa kita dapatkan. “Karena hal ini muaranya untuk mendapatkan kepentingan kita bersama, untuk Kota Depok yang kita cintai,” pungkas Pradi. (Wahyu Gobdrong)

 256 total views

LEAVE A REPLY