Puskesmas Kecamatan Limo Lakukan Rapid Tes Tahap Awal

0
41

www.depoktren.com–Puskesmas Limo adakan Pemeriksaan cepat atau rapid test terkait Corona Virus Disease (Covid-19), Sebagai tahap awal, pemeriksaan dilakukan secara gratis di Puskesmas Kecamatan Limo, Kamis, 26 Maret 2020.

Jumlah warga yang datang cukup banyak pada hari pertama ini. Namun pihak puskemas memastikan, mereka yang datang adalah orang-orang yang sudah terdaftar dan masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan petugas medis.

Kepala Puskesmas Limo dr Winarni Naweng Tri Wulandari mengatakan, kebetulan Limo pertama kali kebagiannya. “Namun kami siapkan cepat-cepat dibantu PJ Covid, dokter Adisti, kemudian kita langsung kontak (telepon) orang-orang yang harus dikontak dan kami kumpulkan datang semua,” ujar Winarni.

Dia menambahkan pihaknya belum bisa menyebut berapa jumlah orang yang datang untuk menjalani rapid test. “Jadi kami punya sejumlah ODP, tapi kami enggak bisa sebutin jumlahnya karena itu kewenangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok,” terangnya.

Menurut Winarni, seluruh petugas medis yang menjalani pemeriksaan pada hari ini, hasilnya melegakan. “Alhamdulillah tenaga kesehatan semua diperiksa dan hasilnya baik, tidak ada yang positif,” tegas dia.

Ia mengukapkan petugas medis sangat perlu untuk diperiksa lebih awal karena menyangkut keamanan pelayanan yang akan diberikan pada masyarakat.

“Untuk memberikan ketenangan tenaga kesehatan selama bekerja, supaya tidak was-was dan lain-lain. Karena kalau was-was kan nafas juga kerjanya enggak enak, dan melayani pasien kurang optimal,” tutur Winarni.

Dia tak menampik, ada sebagian warga yang merasa khawatir ketika dipanggil untuk menjalani rapid test. “Iya ada yang takut-takut, tapi setelah ketemu alhamdulillah mereka lebih tenang. Intinya kami dari Puskesmas Limo kalau ada masyarakat yang takut atau sebagainya silakan datang,” jelas Winarni.

Meski merasa khawatir menangani virus ini, namun Winarni dan sejumlah rekannya mengaku tidak takut. Terlebih saat ini pihaknya telah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

“Jadi karena memang mungkin sistem pencegahan virus kami sudah berjalan dengan baik, APD cukup, tapi memang kami tidak mengikuti satu kali pakai buang. Kami masih agak menghemat (APD), tapi alhamdulillah kami belum pakai jas hujan,” tutur dia lagi.

Winarni kembali mengimbau kepada masyarakat agar menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menerapkan jarak fisik dan tidak keluar rumah. (Wahyu Gondrong)

41 total views, 5 views today

LEAVE A REPLY