Yuni Indriani: Rumit Berharap dari Pemkot, Kerjanya Lambat

0
178

www.depoktren.com – Pemerintah Kota
(Pemkot) Depok dinilai lamban dan kurang transparan dalam menangani penyebaran virus corona atau Covid-19. Banyak kalangan yang mempertanyakan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok.

Pertanyaan wartawan di group whasapp Depok Media Center (DMC) pun tidak mendapat respon yang baik. Padahal group tersebut berisi para pejabat Pemkot Depok, anggota dewan maupun tokoh masyarakat.

“Dana Bantuan Tak Terduga (BTT) senilai Rp 20 miliar kemana?,” sentil Fahmi, wartawan Radar Depok.

Group yang aktif jadi ajang diskusi atau sharing informasi mengenai Kota Depok itu, belakangan dibanjiri pembahasan seputar Covid-19.

“Saat ini bukan hanya petugas medis termasuk stake holder terkait yang berada di garis depan melawan virus corona. Wartawan juga garda terdepan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Karena itu Pemkot Depok perlu sinergitas lebih dengan para jurnalis di Depok agar informasi yang didapat akurat dan tidak membuat resah masyarakat, ” timpal Wahyu Saputra dari koran Harian Sederhana.

Menurut Yuni Indriani, anggota Komisi B DPRD Kota Depok, kinerja Pemkot Depok dalam menangani penyebaran Covid-19 memang lamban. Padahal pihaknya sudah menganggarkan anggaran BTT sebesar Rp 20 miliar untuk mengatasi masalah ini.

“Anggaran sudah ada tapi tetap lambat pelaksanaannya. Iya belanjanya apa saja ..itu kami juga teriak minta info tapi lama banget kalah jauh dengan Surabaya yang sigap,” kata Yuni.

Politikus dari PDIP ini mengaku turun ke lapangan untuk melakukan berbagai kegiatan memerangi penyebaran Covid-19. Dia menyebut misalnya dengan melakukan penyemprotan tempat-tempat ibadah, pemukiman, pembagian hand sanitizer, telor serta jamu antivirus corona ke masyarakat.

‘Semua dapil bergerak ke wilayahnya masing-masing. Ribet kalau berharap dari Pemkot, kelamaan menunggunya. Apa yang bisa kita lakukan pakai uang pribadi masing-masing, bukan dari Pemkot. Kita gerak cepat karena masyarakat sudah teriak meminta bantuan, ” tuturnya.

Yuni mengapresiasi warga RT 005/07 Kelurahan Pondok Jaya yang bergerak swadaya dalam memerangi Covid-19 di lingkungan Permata Depok Sektor Nilam.

“Rumit kalau berharap dari Pemkot. Lebih baik swadaya demi lingkungan sendiri. Saya yakin warga Permata Depok bisa perangi virus corona, ” ujarnya. *Suryansyah

 178 total views

LEAVE A REPLY