Warga Permata Depok Bergerak Swadaya Perangi Virus Corona

0
284
Sebanyak 8 petugas bergerak melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah warga

Depoktren.com – Sabtu 28 Maret 2020 ini. Suasana di Sektor Nilam Permata Depok, Jawa Barat, tidak seperti biasanya. Haji Kusnan memecahkan keheningan pagi. Pengurus DKM Mushola Al-Qolam itu mengambil pengeras suara. Dia dua kali memberi tahu segera ada penyemprotan disinfektan ke seluruh rumah warga.

Di satu sudut, sebanyak 8 orang petugas sibuk menata Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan Covid-19. Mulai dari sarung tangan, masker dan jas hujan serta perlengkapan lainnya. Mereka dibagi dalam 4 regu, masing-masing regu 2 orang dan bergerak door to door ke seluruh rumah RT 005 RW 007 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok.

“Ini kerja sosial dan mulia untuk mencegah penyebaran virus corona. Sebanyak 8 petugas kami siapkan untuk melakukan penyemprotan ke rumah warga sekitar 200 KK,” kata Ketua RT Budi Riyanto.

Lebih lanjut Budi Riyanto mengatakan pihaknya merasa berkewajiban melindungi warganya. Sebelumnya dia bersama pengurus tak henti memberikan imbauan seperti social distancing, hidup besih dan sehat, serta tindakan lainnya untuk memutus penyebaran virus corona. Diakuinya aksi ini dilakukan secara swadaya bersama warga.

“Giat pencegahan Covid-19 tidak hanya penyemprotan disinfektan. Gerakan hidup sehat di gerbang masuk di pos keamanan juga disiapkan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh dan penyemprotan bagi warga atau siapapun yang hendak masuk ke pemukiman kami,” jelasnya.

Budi Riyanto kemudian mempercayai Sopian sebagai Ketua Gugus Tugas untuk mengatur teknis penyemprotan disinfektan. Menurut Sopian penyemprotan dilakukan untuk membunuh virus dan bakteri. Tujuannya agar warga terhindar dari virus.

“Kami memakai kandungan obat Benzalkonium Chloride 80 persen. Obat ini bekerja menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri, jamur atau virus yang dapat membahayakan tubuh. Jadi aman untuk tubuh,” jelas Sopian.

Dikatakan pihaknya tidak menunggu bantuan penyemprotan dari Pemkot Depok. Warga dengan kesadaran diri bergerak cepat membentengi lingkungan tempat tinggalnya. “Kami swadaya semua ini, urunan seikhlasnya. Total terkumpul sekitar Rp 14 juta. Terima kasih kepada warga yang telah berpartisipasi dan sama-sama berusaha mencegak penyebaran virus corona,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan uang urunan yang dikumpulkan ke bendahara RT 005/07 tersebut digunakan untuk membeli 4 alat penyemprotan, 15 liter cairan disinfektan, sarung tangan, jas hujan dan lainnya. Dikatakan Sopian, rencananya penyemprotan dilakukan dua minggu sekali.

Penyemprotan dilakukan sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 12.00 siang. Petugas menyemprot daun pintu, gagang pintu, halaman rumah, jendela, dan bagian dalam rumah warga serta kendaraan roda dua maupun empat. Sambil menyemprot, mereka juga menyosialisasikan bahaya virus korona. ”Terutama jaga jarak minimal 1 meter, hidup bersih dan sehat,” kata Sutrisno, salah seorang warga yang bertugas menyemprot di dua blok.

Apa yang dilakukan warga setidaknya telah membantu pemerintah untuk memastikan bahwa lingkungan mereka terbebas dari persebaran virus corona. Hal ini diaparesiasi oleh Yuni Indriani, Anggota DPRD Kota Depok. Menurut politisi PDIP ini apa yang dilakukan warga Permata Depok dapat dijadikan contoh di pemukiman lainnya.

“Memerangi virus corona ini adalah tanggung jawab kita semua. Apa yang dilakukan warga Permata Depok telah membuktikan kesadaran yang tinggi dari warganya. Aktinya ketua RT setidaknya telah memberikan ketenangan warganya.

“Kegiatan ini patut diapresiasi oleh pemerintah kota Depok. Warga sadar tak bisa berharap banyak dari pemkot, mereka melakukan swadaya untuk memerangi bahaya virus corona,” ujar Yuni Indriani yang mengirim 5 liter obat disinfektan.*Suryansyah

 284 total views

LEAVE A REPLY