Perdini Bagikan DBC dan APD ke Sejumlah RS dan Puskesmas

0
148

www.depoktren.com–Perkumpulan Dokter Intervensi Nyeri Indonesia (Perdini) memberikan bantuan Bilik Disinfeksi Cepat (DBC) dan Alat Pelindung Diri (APD), masker, handsanitizer untuk tenaga medis dan relawan yang menjadi garda terdepan dan berjuang menangani pandemi virus Corona (Covid 19) di sejumlah rumah sakit (RS) dan Puskesmas

Sejumlah RS yang mendapat bantuan tersebut yakni, RSU Bunda Margonda, RS Brimob, RS Sentra Medika Cisalak, RSUD Depok dan Puskesmas Depok Jaya. “Kami akan bantu lima unit BDC, puluhan APD, masker dan handsanitizer,” ujar Sekjen Perdini, Dr. Alif Noeriyanto Rahman saat menyerahkan bantuan ke RSU Bunda Margonda Depok, Kamis (2/4/2020).

Menurut Alif, untuk BDC diperuntukan khusus benda mati semacam tas, koper, dompet, kursi roda, tongkat komando, tiang infus dan lainnya. Bila sudah ada Ozon Nano sesuai pengembangan ITB maka alat tersebut bisa dipakai untuk manusia. “Virus ini tidak hanya ada di manusia, virus ini juga ada di benda mati,” jelasnya.

Alif yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Kota Depok mengutarakan,
pemberian BDC hingga APD ini diharapkan bisa menjaga keamanan dan kenyamanan tenaga media serta para relawan dalam bertugas. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Perdini atas perjuangan tenaga medis dan juga relawan dalam menangani virus corona,” tuturnya.

Kepala Bidang Medis RSU Bunda Margonda Depok, Dr. Lediana Tampubolon mengatakan, pihaknya sangat terbantu sekali dengan bantuan BDC dan APD. “Kami memang belum memiliki BDC dan akan kami pasang di pintu masuk barang. Untuk APD akan digunakan tenaga medis yang berada di perawatan UGD dan yang sedang menangani pengobatan pasien serta untuk doktet dan perawat di ruang rawat inap,” terangnya.

Dia menambahkan, RSU Bunda Margonda Depok.telah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi masyarakat dalam kondisi tertentu dengan gejala mirip Covid-19 untuk diobati dan diberikan treatmen sesuai dengan kondisinya. “Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) akan kami rujuk ke rumah sakit rujukan pasien Covid-19,” pungkas Lediana. (Rus)

 148 total views

LEAVE A REPLY