Pengelolaan Data Covid-19 di Depok Sudah Menggunakan Aplikasi Picodep

0
52

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengungkapkan, pengelolaan data surveillans Covid-19 Kota Depok, telah menggunakan
bantuan teknologi informasi melalui Aplikasi Picodep (Pusat Informasi Covid-19 Depok).

Sumber datanya berasal dari Kementerian Kesehatan, Dinkes Provinsi Jawa Barat, Dinkes Provinsi Jabar, Dinkes se-Jabodetabek, Laboratorium tersertifikasi yang melakukan SWAB PCR, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Masyarakat melalui 112 dan 119, Pengisian Form Penyelidikan Epidemiologi secara mandiri oleh masyarakat.

“Data surveillans tersebut dilakukan validasi terlebih dahulu oleh Tim Surveillans Kota Depok dan selanjutnya masuk di bank data Picodep,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Sabtu (30/5/2020).

Artinya, lanjut Idris, data yang terkumpul dan diolah adalah data yang bersumber dari berbagai pihak, sehingga bersifat komprehensif dan lengkap, disajikan secara online.

“Hingga hari ini, terdapat tujuh Kelurahan yang seluruh kasus konfirmasi positif telah sembuh, yaitu tiga kelurahan bebas covid-19 (tidak ada kasus konfirmasi, OTG, ODP, PDP) dan empat kelurahan bebas kasus konfirmasi positif tetapi masih ada kasus ODP, OTG dan PDP. Semoga kondisi ini bisa tetap dipertahankan dan diawasi agar tidak muncul kembali kasus-kasus baru,” jelasnya.

Berkenaan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bodebek termasuk didalamnya Kota Depok saat ini diperpanjang hingga 4 Juni 2020, hal ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.287-Hukham/2020 tentang Perpanjangan PSBB Dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Covid-
19 dan Keputusan Wali Kota Nomor 443/231/Kpts/Dinkes/Huk/2020 tentang Perpanjangan Keempat Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di Kota Depok.

“Selanjutnya untuk masa tanggap darurat bencana di Kota Depok, sesuai Keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/230/Kpts/DPKP/Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap
Darurat Bencana Corona Virus Desease 2019 di Kota Depok, diperpanjang dari 30 Mei 2020 sampai dengan 30 Juni 2020,” pungkas Idris. (Papi Ipul)

52 total views, 2 views today

LEAVE A REPLY