Hindari Kepadatan, Jumlah Penumpang KRL Dibatasi 74 Orang Per Gerbong

0
83

www.depoktren.com–Menghindari kepadatan atau berdesak-desakan penumpang Commuter Line atau Kereta Api Listrik (KRL), pihak kepolisian Polres Metro (Polrestro) Depok bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pembatasan jumlah penumpang disetiap gerbong kereta.

Hal itu dilakukan, dikarenakan sejumlah perkantoran di DKI Jakarta telah dibuka kembali dan diberlakukan Work From Office. “Kami bertugas melakukan pengecekan kondisi dan situasi di enam stasiun kereta dan juga melakukan pengawasan pembatasan jumlah penumpang di setiap gerbong,” ujar Kapolrestro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah saat meninjau kondisi dan situasi Stasiun Citayam, Kota Depok, Senin (15/6/2020).

Keenam stasiun yang diawasi aparat Polrestro Depok yakni Stasiun Bojonggede, Citayam, Depok Lama, Depok Baru, Pondok Cina dan UI. “Aktivitas perkantoran di DKI Jakarta telah dibuka kembali. Diperkirakan akan ada peningkatan arus lalu lintas dan masyarakat yang melintas di Kota Depok, baik dari Bogor maupun Depok menuju Jakarta.

“Kami menurunkan 15 hingga 30 anggota guna menjaga dan membantu pengaturan di enam stasiun tersebut. Jumlah penumpang di setiap gerbong hanya diperbolehkan maksimal 74 orang penumpang. Apabila tidak diatur akan ada pelanggaran Physcal distancing terkait protokol kesehatan,” jelas Azis.

Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan dan antrean penumpang, PT KAI akan menambah jumlah armada Kereta Rel Listrik (KRL).

“Guna meningkatkan kenyamanan terhadap pengguna KRL. PT KAI melalui PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), telah mengambil sejumlah kebijakan. Kebijakan tersebut selain mengenakan masker, jumlah penumpang di batasi 74 orang di setiap gerbongnya,” ungkapnya.

Pihaknya, lanjut Didiek, akan menambah armada kereta dari 770 menjadi 938 kereta pada jam sibuk, yakni pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, perjalanan kereta menjadi lima menit sekali. “Dengan adanya penambahan perjalanan kereta, diharapkan tidak ada lagi penumpukan penumpang di sejumlah stasiun di Jabodetabek,” tandasnya. (Siska Thresia)

 83 total views

LEAVE A REPLY